Kamis, 4 Juni 2026

Tingkat Inflasi YTD Kepri Juli 2022 Sebesar 4,38 Persen, Terendah se-Sumatera

Tayang:


Suarasiber.com – Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2022 tercatat 111,74 atau mengalami inflasi sebesar 0,61 persen.

Hal tersebut berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Kepulauan Riau yang dirilis Senin, (1/8/2022).

Sedangkan Tingkat inflasi tahun kalender/year to date (ytd) Juli 2022 sebesar 4,38 persen, menjadikan Kepri Provinsi dengan tingkat inflasi ytd terendah se-Sumatera per Juli 2022 ini.


Inflasi month to month (mtm) Kepri sebesar 0,61% pada Juli 2022 didominasi oleh kelompok administered prices.

Inflasi kelompok administered prices didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara sejalan dengan kenaikan harga avtur dan permintaan serta kenaikan harga rokok kretek filter.

Sementara itu, inflasi kelompok volatile food relatif mereda, didorong oleh deflasi pada minyak goreng dan perlambatan inflasi cabai merah dan bawang merah.

Inflasi kelompok inti utamanya bersumber dari peningkatan upah asisten Rumah Tangga, harga kopi bubuk dan sabun detergen.

Menanggapi rilis BPS tersebut, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menegaskan komitmennya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepri untuk terus melanjutkan upaya-upaya menekan inflasi di Kepri.

“Tentunya dalam ranah yang sesuai kewenangan daerah untuk diintervensi. Karena bicara inflasi ada beberapa faktor yang tidak dapat diintervensi oleh daerah. Kita akan kerja maksimal mencari cara dan celah untuk menekan itu” ujar Gubernur Ansar , Jumat (5/8/2022).

Mengenai posisi Kepri yang berhasil menekan inflasi year to date (ytd) per Juli 2022 menjadi yang terendah se Sumatera, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengaku hal tersebut tak terlepas dari upaya-upaya yang dilakukan TPID Kepri mengendalikan inflasi.

“Diantaranya Operasi pasar murah oleh TPID Pemprov Kepri untuk komoditas buah, sayur dan sembako serta TPID Kota Batam untuk komoditas aneka cabai dan telur ayam,” sebutnya.

Lainnya, mendorong kerja sama antar daerah (KAD) dalam menjaga kestabilan stok bahan makanan yang memiliki andil terhadap inflasi yang tinggi, serta meningkatkan kapasitas produksi lokal melalui penguatan kelembagaan nelayan/petani, perluasan dan implementasi teknik budidaya seperti Proliga, urban/integrated/digital farming. (ron)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa