Kamis, 4 Juni 2026

Penataan Kawasan Gurindam 12, Puluhan Pedagang Anjung Cahaya Segera Direlokasi

Tayang:


Suarasiber.com – Penataan Anjung Cahaya di Tepi Laut, Tanjungpinang disejalankan dengan pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau.

Sedikitnya 50 pedagang di Anjung Cahaya akan direlokasi ke tempat lain. Hal ini disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad tatkala meninjau pembangunan di pelataran Anjung Cahaya di kawasan Gurindam Dua Belas, Tanjungpinang, Rabu (12/1/2022).

“Penataan Gurindam 12 meliputi relokasi UMKM yang berjualan di dalam Anjung Cahaya. Diperkirakan ada 50 pedagang UMKM di Anjung Cahaya yang akan direlokasi,” ujarnya.


Ia menjamin, yang ada di Anjung Cahaya pasti jadi perhatian. Pemerintah, kata Ansar, tidak akan membangun dengan mengorbankan yang lain.

Para pedagang yang direlokasi akan mendapatkan tempat yang lebih presentatif.

Telan Biaya Rp30 M

Pembangunan gedung LAM Kepri akan menggunakan dana APBD Provinsi Kepri. Diperkirakan pembangunan gedung LAM Kepri menelan biaya sekitar Rp30 miliar.

Pembangunan direncanakan selesai dalam dua tahun, untuk tahun ini Pemprov Kepri mengalokasikan dana Rp8 miliar sampai Rp10 miliar.

“Sekarang sedang proses lelang, tapi memang kemungkinan kalau anggarannya mencukupi akan kita selesaikan tahun depan. Karena anggarannya cukup besar,” kata Gubernur Ansar.

Terkait dengan pembangunan gedung LAM Kepri dan relokasi pedagang UMKM, Gubernur Ansar menginstruksikan dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Koperasi dan UMKM untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Etalase Dekranasda

Tidak hanya itu, Gubernur Ansar juga mengungkapkan tentang rencana pembangunan gedung etalase Dekranasda dan lahan untuk gerai-gerai makanan cepat saji di kawasan Gurindam Dua Belas.

Gedung etalase Dekranasda akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah lokal dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri.

“Sehingga nanti jadi seperti showcase untuk daya tarik kawasan ini, tidak hanya kuliner saja tapi masyarakat bisa menikmati suguhan hiburan macam-macam,” ungkapnya.

Turut mendampingi Gubernur Ansar dalam peninjauan kali ini yaitu PJ Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Lamidi, Ketua LAM Kepri H. Abdul Razak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Hasan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agusnawarman, Staf Khusus Gubernur Kepri Sarafuddin Aluan dan Suyono Saeran, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya. ***

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri