Kamis, 4 Juni 2026

Kepala Kanwil BPN Kepri Optimis Persoalan Lahan PLTS di Tanjungpinang Segera Selesai

Tayang:


Suarasiber.com – Kepala Kanwil BPN Kepri, Askani, sangat optimis bila persoalan penyediaan lahan PLTS bisa segera terselesaikan.

Rasa optimis itu disampaikannya saat diundang Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Kepri, Dompak Tanjungpinang, Jumat (24/12/2021).

Menurutnya, investasi seperti ini harus didukung secara penuh untuk kemajuan daerah.


“Sekarang kita sedang memetakan lahan yang akan digunakan, beberapa sudah jelas peruntukannya, yang lain akan kita kaji lagi tentang lahannya,” ujarnya.

Selain Kepala BPN, Gubernur Ansar juga mengundang Kepala BP Tanjungpinang Ichsan.

Maksud dari Gubernur mengundang Kanwil BPN Kepri dan BP Tanjungpinang yaitu untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan terkait perizinan dan lahan di lokasi PLTS tersebut.

“Presiden sudah menginstruksikan dengan jelas agar daerah jangan sampai mempersulit investasi yang masuk, sekarang kita harus mengawal PLTS yang mau dibangun ini,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, dirinya sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah harus memfasilitasi segala bentuk upaya pemajuan daerah, termasuk investasi.

Lumbung Lapangan Kerja

Investasi PLTS ini dapat menjadi lumbung lapangan kerja baru di Tanjungpinang.

Investasi PLTS tersebut setidaknya melibatkan tiga perusahaan.

Ke-3 perusahaan itu yaitu PT. Pasir Panjang Nusantara yang merupakan perusahaan swasta nasional Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebagai mitra lokal, main contractor, dan konsultas perizinan.

Berikutnya PT. Eco Solar Energi yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) sebagai fasilitator teknologi, Independent Power Producer.

Ketiga PT. Kemayan Bintan yang merupakan perusahaan swasta PMDN selaku pemilik lahan.

Kepala BP Kawasan Tanjungpinang, Ikhsan Fansuri, menjelaskan, beberapa persyaratan yang harus segera dikoordinasikan antara BP Tanjungpinang dan penanam modal ada beberaopa.

Yaitu studi kelayakan usaha penyediaan tenaga listrik, penetapan wilayah usaha penyediaan tenaga listrik yang ditetapkan oleh Menteri, dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik.

Luas lahan yang akan digunakan untuk membangun PLTS diperkirakan seluas 235,73 hektare di Pulau Dompak.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri Hendri, Kepala Biro Pemerintahan Darwin, dan Staf khusus Gubernur Kepri Sarafuddin Aluan dan Suyono Saeran. ***

Editor Ady Indra Pawennari

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Meta Luncurkan Instagram dan WhatsApp Berbayar, Tarif Mulai Rp 53.000 per Bulan

Meta resmi memperkenalkan layanan berlangganan premium untuk platform media sosial mereka, yakni Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

BRIN Sulap Gas Metana TPA Jadi Energi Alternatif, Bisa Dipakai Memasak hingga Pembangkit Listrik

Suarasiber.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat...