Kamis, 4 Juni 2026

Di Tengah Hujan Lebat, Kapolres Tanjungpinang Ikut Tangani Drainase Meluap

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Sejumlah pengguna jalan yang melintas di Batu 7 Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Minggu (4/11/2018), kaget. Bukan karena genangan air yang tak kunjung kering sejak Sabtu (3/11/2018) malam atau karena hujan deras yang tiada berhenti.

Kaget karena menyaksikan seorang perwira menengah polisi yang mau hujan-hujanan di pinggir jalan dengan pakaian dinas. Tanpa jaket! Basah kuyup.

Guyuran hujan yang mencurah-curah tak dipedulikannya. Perwira muda yang ramah dan selalu tersenyum kala berbicara itu tak lain, adalah Kapolres Tanjungpinang AKB Polisi Ucok Lasdin Silalahi.


Kapolres Tanjungpinang berbincang dengan warga dan sejumlah anggotanya terkait meluapnya air ke jalan di Batu 7. F-istimewa

Walau tetap tersenyum walau diguyur hujan, raut wajah Ucok tampak risau. Bukan karena hujan tapi risau karena badan jalan tergenang air, dan pengguna jalan terganggu perjalanannya.

Kondisi itu sudah berlangsung sejak malam sebelumnya. Dan, sejak sebelum-sebelumnya ruas jalan protokol di Ibu Kota Provinsi Kepri memang seperti itu di saat hujan deras turun.

Jika diperhatikan dengan teliti sebenarnya wajar saja ruas jalan di depan SPBU Batu 7 itu tergenang. Wajar karena memang tidak ada drainasenya. Dan, wajar karena gorong-gorong yang mengalirkan air ke drainase di seberang jalan sudah tersumbat tanah.

Kewajaran bagi sebagian orang itu, karena keadaannga sudah selalu seperti itu, dilihat tidak wajar bagi Ucok. Harus ada solusinya yang permanen.

[irp posts=”12166″ name=”Bodi Pesawat Lion Air JT-610 Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari”]

[irp posts=”12158″ name=”Ini Salah Satu Cara Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Lapas Narkotika Tanjungpinang”]

[irp posts=”12154″ name=”Kalapas Narkotika Tanjungpinang Bantah Napi Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas”]

Kata kunci solusinya, adalah drainase. Dan, hari Minggu yang menjadi hari libur bagi semua pegawai pemerintah dibuat dinamis oleh Ucok. Sejumlah pegawai PU Kepri, pegawai Pemko Tanjungpinang dan kelurahan pun ikut berhujan-hujan di jalan.

Setelah menyaksikan kondisi nyata di lapangan, mereka sepakat untuk membuat drainase di sisi badan jalan yang tergenang air.

“Hari ini, kami bersama-sama PU Provinsi Kepri dan Kota (Tanjungpinang) turun, untuk membuat parit di Batu 7. Yang rencananya, Senin (5/11/2018) besok, dipastikan teknis pelaksanaannya oleh pihak Pemko Tanjungpinang,” kata Ucok menjawab suarasiber.com, Minggu (4/11/2018).

Terkait solusi masalah itu, Ucok tak mau jemawa. Menurutnya, solusi itu diperoleh berdasarkan hasil pengecekan di lokasi bersama pegawai PU Kepri, Pemko Tanjungpinang, dan lurah.

Walau teknis pembuatan drainase itu baru akan dikerjakan, Senin (5/11/2018), namun perwira menengah yang tak sungkan memungut sampah dari parit, lega. Lega, ke depan masyarakat pengguna jalan tak terganggu lagi oleh genangan air di jalan. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri