Jumat, 5 Juni 2026

Antusiasme Tinggi, Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Tayang:


Suarasiber.com – Tingginya minat masyarakat, khususnya lulusan baru, terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajukan penambahan 150 ribu kuota peserta untuk Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026. Langkah ini bertujuan memperluas akses pengalaman kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja yang lebih siap pakai.

Yassierli menjelaskan, program tersebut saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Pemerintah berharap dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian agar pelaksanaan program dapat segera terealisasi.

“Program Magang Nasional masih dalam tahap pengusulan anggaran. Kami berharap dukungan lintas kementerian agar harapan calon peserta untuk mengikuti program ini dapat terwujud,” ujar Yassierli usai Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4/2026).


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan program magang tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta. Pemerataan akses menjadi prioritas agar manfaat program dapat dirasakan secara luas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari bagian Barat, Tengah, hingga Timur.

“Kemnaker berkomitmen menjunjung prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran tinggi diharapkan memperoleh alokasi kuota yang lebih besar,” katanya.

Penambahan kuota ini dinilai penting, terutama bagi lulusan baru yang kerap menghadapi kendala minimnya pengalaman kerja. Di sisi lain, dunia industri juga diuntungkan karena dapat memperoleh talenta yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Sejalan dengan pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, program ini juga dirancang sebagai langkah konkret untuk menekan angka pengangguran terbuka. Fokusnya diarahkan pada daerah dengan tingkat pengangguran tinggi serta sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Yassierli menambahkan, bidang magang akan dibuat lebih beragam dan tidak terfokus pada satu sektor saja. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan lanjutan dan koordinasi lintas sektoral sebelum ditetapkan secara final.

Melalui Program Magang Nasional 2026, pemerintah menargetkan meningkatnya akses pengalaman kerja, kesiapan lulusan memasuki pasar kerja, serta penguatan keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. (***)

Editor Syaiful

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Sumatera Barat, Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Andal

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso (kedua kanan), meninjau operasional agen LPG saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Foto - Istimewa

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI