Suarasiber.com (Medan) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatatkan prestasi gemilang dengan memborong 12 penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Rabu (8/4/2026), Capaian ini menjadi bukti kuat komitmen Pertamina Patra Niaga dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat berbasis program nyata dan inovatif.
Penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 tersebut diumumkan pada April 2026. Sebanyak 12 unit operasi di bawah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil meraih predikat PROPER Hijau, yang merupakan kategori perusahaan dengan kinerja lingkungan melampaui kepatuhan (beyond compliance).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa unit yang meraih PROPER Hijau meliputi Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau, AFT Hang Nadim, Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Fuel Terminal (FT) Medan, FT Sei Siak, FT Pematangsiantar, FT Meulaboh, FT Krueng Raya, FT Sabang, IT Dumai, IT Lhokseumawe, serta FT Simeulue.
“Raihan 12 PROPER Hijau ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami terus mendorong inovasi, efisiensi energi, pengurangan emisi, serta program pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Fahrougi.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak hanya menunjukkan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi, tetapi juga implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten dalam seluruh lini operasional.
Menurut Fahrougi, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan praktik bisnis yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
“Penghargaan PROPER ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di lapangan serta dukungan para pemangku kepentingan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga lingkungan,” katanya.

Salah satu program unggulan yang berkontribusi terhadap pencapaian PROPER Hijau adalah Program Sempadan Bahari yang diinisiasi oleh FT Medan. Program ini menghadirkan solusi inovatif pengelolaan lingkungan, seperti budidaya maggot, pengolahan sampah anorganik menjadi produk ecocraft, hingga pemanfaatan limbah kulit udang menjadi kitosan dan pakan ikan.
Program tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang dibangun mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian masyarakat.
“Melalui Sempadan Bahari, limbah diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Fahrougi.
Penghargaan PROPER Hijau tersebut sebelumnya diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam seremoni di Jakarta pada Selasa (7/4/2026).
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi program lingkungan dan sosial sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.
Capaian 12 PROPER Hijau 2025 ini menjadi penegasan bahwa Pertamina Patra Niaga Sumbagut tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Raihan PROPER Hijau ini sekaligus menjadi simbol konsistensi perusahaan dalam menciptakan dampak positif nyata bagi Indonesia. (***)
Editor Syaiful





