Suarasiber.com (Batam) – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI Cabang Batam menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan transportasi laut. Program ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat selama musim angkutan Idulfitri.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah serta pihak sponsor. Melalui kolaborasi ini, ratusan tiket kapal disediakan untuk membantu masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan.
Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin, menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini difokuskan pada beberapa rute yang memiliki tingkat permintaan penumpang cukup tinggi. Salah satunya adalah rute dari Batam menuju Belawan, Medan, yang dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026.
Untuk rute tersebut, tersedia kuota sebanyak 650 penumpang. Rinciannya, sebanyak 250 tiket difasilitasi oleh BP Batam, sementara 400 tiket lainnya disediakan oleh Dinas Perhubungan Sumatera Utara.
Selain itu, PELNI juga menyediakan program perjalanan dari Batam menuju Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026. Program pada rute ini mendapat dukungan sponsor dari Telkomsel.
Tidak hanya menyediakan tiket gratis, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga memberikan potongan harga tiket kapal bagi penumpang kelas ekonomi. Diskon tarif dasar sebesar 30 persen berlaku untuk perjalanan yang dilakukan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama periode mudik, PELNI turut menambah kekuatan armada. Kapal KM Nggapulu akan dioperasikan untuk membantu layanan KM Kelud melalui skema penyesuaian rute pelayaran. Langkah ini diambil guna meningkatkan frekuensi perjalanan di jalur yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang.
Edwin memperkirakan jumlah penumpang kapal laut pada musim mudik tahun ini akan meningkat sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, penambahan armada dan pengaturan rute dinilai penting untuk menjaga kelancaran operasional.
Selain layanan transportasi, PELNI juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi calon penumpang di pelabuhan. Posko terpadu akan disediakan untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi penumpang yang membutuhkan pemeriksaan sebelum keberangkatan.
Fasilitas lain yang disiapkan adalah layanan ramah disabilitas berupa kursi roda bagi lansia dan penyandang disabilitas. Untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penumpang yang menunggu keberangkatan, pihak pelabuhan juga menyiapkan panggung hiburan.
Pihak PELNI mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program ini agar memeriksa persyaratan dan informasi resmi melalui kanal layanan perusahaan. Hal tersebut dilakukan agar proses perjalanan mudik dapat berjalan lancar dan tertib. (***/sya)
Editor Yusfreyendi





