Suarasiber.com (Batam) — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyalurkan bantuan masjid saat Safari Ramadan Batam 2026 di Kecamatan Nongsa, Rabu (11/3/2026), sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan 10 malam terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan meraih keberkahan Lailatulqadar.
Kegiatan Safari Ramadan Batam itu diawali dengan buka puasa bersama di Masjid Siti Maryam, Kelurahan Kabil, lalu dilanjutkan dengan salat tarawih di Masjid Al Amin Angkasa, Lanud Hang Nadim, Kelurahan Batu Besar. Hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat. Menurut dia, silaturahmi yang kuat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Amsakar Achmad menyerahkan bantuan Rp40 juta untuk pembangunan Masjid Siti Maryam. Ia juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta guna mendukung percepatan pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Kita semua punya kesempatan berinvestasi akhirat dengan membantu pembangunan masjid,” kata Amsakar.
Tidak hanya menyerahkan bantuan masjid, Amsakar juga mengajak kepala OPD dan jajaran pemerintah yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Siti Maryam. Ajakan itu disampaikan sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sarana ibadah di Kota Batam.
Usai agenda di Kabil, rombongan Safari Ramadan Batam 2026 melanjutkan kegiatan dengan salat tarawih berjemaah di Masjid Al Amin Angkasa, Lanud Hang Nadim. Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan apresiasi atas pembangunan masjid yang kini berdiri megah setelah melalui proses selama enam tahun.

Dalam tausiyahnya, Amsakar mengingatkan bahwa umat Islam telah memasuki 10 hari terakhir Ramadan, fase yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT demi meraih malam Lailatulqadar.
“Mari kita manfaatkan sisa Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Ini kesempatan untuk mengevaluasi diri, sejauh mana puasa kita membawa pada derajat takwa, serta memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa Safari Ramadan Batam tidak hanya berisi agenda seremonial dan penyaluran bantuan masjid, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai spiritual bagi masyarakat. Melalui momentum Ramadan, pemerintah daerah mendorong warga untuk menjadikan ibadah sebagai landasan pembentukan karakter dan kehidupan sosial yang lebih baik.
Di akhir kegiatan, Amsakar menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh jajaran pemerintah atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah dan warga menjadi salah satu faktor yang mendorong berbagai indikator pembangunan di Batam menunjukkan tren positif.
Rangkaian Safari Ramadan Batam 2026 juga disebut menjadi sarana pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di setiap kecamatan. Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah dapat mendengar kebutuhan warga sekaligus memperkuat komunikasi publik di tengah suasana Ramadan.
Melalui Safari Ramadan di Nongsa, Amsakar Achmad tidak hanya menyalurkan bantuan masjid, tetapi juga mengajak masyarakat Batam memaksimalkan 10 malam terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan mengejar Lailatulqadar. Agenda ini menegaskan bahwa Safari Ramadan Batam 2026 menjadi wadah silaturahmi, penguatan pembangunan, dan penggerak kepedulian sosial-keagamaan di Kota Batam. (***)
Editor Syaiful





