Suarasiber.com (Batam) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan dukungan keluarga, terutama peran ibu, menjadi faktor penting dalam menunjang kinerja aparatur pemerintah. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri halalbihalal Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam di Perum KDA, Kamis (2/4/2026).
Menurut Amsakar, keberhasilan aparatur negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga oleh kekuatan dukungan dari rumah. Dalam hal ini, ibu dinilai menjadi pilar utama keluarga yang berpengaruh langsung terhadap kualitas kerja dan pengabdian aparatur.
Di tengah tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, Amsakar mengatakan pemerintah daerah dituntut bergerak cepat dan adaptif dalam merespons kebijakan pemerintah pusat serta kebutuhan masyarakat. Namun, di balik tuntutan itu, aparatur tetap memerlukan dukungan moral yang kuat dari keluarga.
“Ibu-ibu memiliki peran yang sangat besar. Dukungan yang diberikan kepada suami akan berdampak langsung pada kualitas kerja dan pengabdian mereka,” kata Amsakar.
Ia menilai perhatian, doa, dan dukungan emosional dari seorang istri dapat menjadi energi penting bagi suami dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Karena itu, ia mengajak para ibu yang tergabung dalam organisasi perempuan untuk terus memperkuat peran, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan sosial.
Amsakar secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para anggota TP PKK, Pikori, dan Dharma Wanita. Menurut dia, organisasi perempuan selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga.
“Saya melihat peran ibu-ibu di PKK, Pikori, dan Dharma Wanita sangat luar biasa. Mari terus dorong suami untuk memberikan kinerja terbaik demi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Ia mengakui, dalam menjalankan roda pemerintahan, masih ada kekhilafan, baik dalam ucapan maupun kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan publik.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf. Bisa jadi ada ucapan yang kurang berkenan atau kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Amsakar mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir. Ia menegaskan semangat ketakwaan, perbaikan diri, dan pelayanan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam tugas pemerintahan.
“Ramadan mengajarkan kita menjadi pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas,” ujar dia.
Halalbihalal TP PKK Kota Batam itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menegaskan pentingnya peran ibu dan dukungan keluarga bagi kinerja aparatur. Bagi Pemerintah Kota Batam, keluarga yang kuat dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan aparatur yang solid, responsif, dan mampu bekerja maksimal demi kemajuan daerah.(***)
Editor Syaiful





