Sabtu, 6 Juni 2026

BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP untuk Anak Bangsa

Tayang:


Suarasiber.com (Jakarta) – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Ia menilai, proses pengolahan hingga pengujian makanan yang dilakukan SPPG Polri telah memenuhi bahkan melampaui standar yang ditetapkan, karena makanan diuji dengan prosedur setara hidangan bagi tamu VIP sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Apresiasi tersebut disampaikan Prof. Taruna saat melakukan kunjungan kerja sekaligus pengecekan langsung ke dapur SPPG Polri Cipinang, Jakarta, yang menjadi salah satu pusat pengolahan makanan bergizi gratis dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.

“Kami melakukan penilaian secara objektif. Kita saksikan langsung prosesnya, kebersihannya, serta tahapan produksinya. Semuanya berjalan dengan baik dan sesuai standar keamanan pangan,” ujar Prof. Taruna di sela kunjungan, Rabu (21/1/2025)


Ia mengungkapkan, salah satu keunggulan utama yang dimiliki SPPG Polri adalah adanya tahapan screening atau pengecekan akhir terhadap makanan sebelum didistribusikan. Proses ini mencakup pengujian kandungan kimia berbahaya, seperti arsen, formalin, dan zat berisiko lainnya.

“Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus yang sangat tinggi. Bahkan, ini melampaui standar yang saat ini diwajibkan BPOM,” tegasnya.

Menurut Prof. Taruna, pengujian makanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat merupakan langkah yang sangat progresif. Pasalnya, dalam standar regulasi, pengujian tersebut belum menjadi kewajiban mutlak, mengingat biaya dan sumber daya yang diperlukan tidak sedikit.

“Proses pengujian itu membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kit, reagen, pengambilan sampel, hingga tenaga ahli. Tidak semua penyelenggara mampu melakukannya,” jelasnya.

Pimpinan BPOM RI bersama jajaran Polri menyampaikan keterangan pers usai meninjau dapur SPPG Polri Cipinang, Jakarta,Rabu (21/1/2025)

Ia kemudian membandingkan standar yang diterapkan SPPG Polri dengan prosedur keamanan makanan untuk tamu negara atau pejabat tinggi.

“Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan diuji terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Polri menempatkan keselamatan dan kualitas gizi anak-anak sebagai prioritas utama. Bagi BPOM, langkah ini mencerminkan komitmen kuat dalam memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat, khususnya generasi muda, benar-benar aman, sehat, dan bermutu tinggi.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke dapur SPPG Polri. Menurutnya, kehadiran BPOM menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi jajaran Polri dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami. Sekaligus menjadi penyemangat agar kami terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Irjen. Danang menjelaskan bahwa program SPPG Polri merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan, sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri di Indonesia wajib menjalankan proses produksi makanan berdasarkan standar Badan Gizi Nasional, menerapkan prinsip higiene sanitasi, keamanan pangan, serta tata kelola yang baik dan akuntabel.

“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh seluruh SPPG Polri memiliki standar terbaik, sehingga mampu meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program MBG bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang hari ini mendapatkan makanan sehat dan aman adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Karena itu, kualitas makanan tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.

Kunjungan Kepala BPOM RI ke SPPG Polri Cipinang juga mencerminkan sinergi kuat antara lembaga negara dalam menyukseskan program prioritas nasional. Kolaborasi antara Polri, BPOM, Badan Gizi Nasional, serta kementerian dan lembaga terkait menjadi fondasi penting dalam memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.

Dengan penerapan standar keamanan pangan yang ketat, pengujian makanan setara hidangan VIP, serta komitmen kuat terhadap kualitas gizi anak, SPPG Polri dinilai telah menjadi model ideal pengelolaan dapur MBG di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan pelayanan gizi lainnya di seluruh daerah, sehingga tujuan besar menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing global dapat benar-benar terwujud. (***)

Editor Syaiful

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Jupiter Aerobatic Team Disambut Meriah di Kalimantan Selatan, Ribuan Warga Padati Open Base Lanud Sjamsudin Noor

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menyambut kedatangan Jupiter Aerobatic Team (JAT) di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kamis (4/6/2026). Foto - Pen Lanud Sjamsudin Noor

Kemnaker Gandeng Boga Group Buka Lowongan Kerja Lansia, Usia 60 Tahun ke Atas Berpeluang Kembali Bekerja

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menyampaikan peluncuran Program Lansia Aktif di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto - Biro Humas Kemnaker

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id