Minggu, 7 Juni 2026

Lakukan Ini Jika Ingin Masjid Berkonsep Green Mosque Seperti Istiqlal

Tayang:


Suarasiber.com (Jakarta) – Menteri Agama Nasaruddin Umar, melalui Staf Khusus Menag Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan pentingnya peran masjid dalam mendukung isu lingkungan.

Hal ini Stafsus Farid sampaikan dalam Seminar Kemasjidan Provinsi Sumatera Barat di Universitas Negeri Padang. Turut hadir, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kasubdit Kemasjidan Kemenag Akmal Salim, dan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mahyudin.

“Kita harus mulai memikirkan bagaimana masjid bisa lebih hemat energi, menggunakan teknologi ramah lingkungan, dan menjadi contoh dalam pelestarian alam,” ujar Stafsus mewakili Menag, Minggu (16/2/2025).


Stafsus juga menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki program Green Mosque. “Menteri Agama selalu mengingatkan bahwa masjid harus peduli terhadap isu lingkungan. Di Kementerian Agama, kami memiliki program Green Mosque,” ujar Stafsus,

Ia mencontohkan Masjid Istiqlal yang telah mendapatkan sertifikat EDGE dari Bank Dunia sebagai masjid ramah lingkungan. “Masjid Istiqlal sendiri sudah mendapatkan sertifikat EDGE dari Bank Dunia sebagai masjid ramah lingkungan. Satu-satunya rumah ibadah di dunia yang mendapat pengakuan ini,” lanjutnya.

Selain itu, Menag, kata Stafsus, juga mengimbau supaya masjid bisa ramah bagi semua kalangan, termasuk perempuan, anak-anak, ibu menyusui, lansia, dan penyandang disabilitas. Menag menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang, karena dengan kolaborasi berbagai pihak, upaya ini bisa terwujud.

“Masjid juga harus ramah bagi semua, termasuk perempuan, anak-anak, ibu menyusui, lansia, dan penyandang disabilitas. Ini tentu membutuhkan biaya dan anggaran, tetapi jika kita bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, insya Allah bisa terwujud,” tuturnya.

Lebih lanjut, selain sebagai tempat ibadah, Stafsus mengatakan bahwa masjid juga harus berupaya menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. “Bukan hanya kita yang memakmurkan masjid, tetapi masjid juga harus bisa memberdayakan masyarakat di sekitarnya, termasuk dalam aspek ekonomi,” ujar Stafsus.

Stafsus memberikan contoh, Masjid Istiqlal dalam lima tahun terakhir telah menjadi pusat kegiatan masyarakat, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga terbuka untuk kegiatan sosial lintas agama. Menurutnya, masjid juga dapat memanfaatkan potensi ekonomi di sekitarnya tanpa melanggar aturan syariat, agar dapat mandiri secara finansial dan membantu kesejahteraan umat.

Melalui konsep Green Mosque, Stafsus mengungkapkan harapan Menag supaya masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan. (***)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Polri Perkuat Pembinaan Generasi Muda Lewat E-Sport Kapolri Cup 2026

Peluncuran E-Sport Kapolri Cup 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Jupiter Aerobatic Team Disambut Meriah di Kalimantan Selatan, Ribuan Warga Padati Open Base Lanud Sjamsudin Noor

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menyambut kedatangan Jupiter Aerobatic Team (JAT) di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kamis (4/6/2026). Foto - Pen Lanud Sjamsudin Noor

Kemnaker Gandeng Boga Group Buka Lowongan Kerja Lansia, Usia 60 Tahun ke Atas Berpeluang Kembali Bekerja

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menyampaikan peluncuran Program Lansia Aktif di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto - Biro Humas Kemnaker

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI