Sabtu, 6 Juni 2026

BPS : Penduduk Miskin Kepri Turun 0,59 Persen, Terendah ke-4 se-Indonesia

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat bahwa penduduk miskin di Kepri mengalami penurunan sebesar 0,59 persen pada September 2024.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Kepri Margareta Anggorowati, pada release berita statistik profil Kemiskinan Provinsi Kepri dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk, di Kantor BPS Kepri, Rabu (15/1).

“Pada September 2024, jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepri sebanyak 124,96 ribu jiwa atau sebesar 4,78 persen di Provinsi Kepri di bandingkan Maret 2024 sebesar 5,37 persen” ujar Margareta Anggorowati.


Dikatakan Margareta, penurunan penduduk miskin pada September 2024 mengalami penurunan 13,34 ribu jiwa dibandingkan pada Maret 2024.

“Jika dibandingkan antar Provinsi, Provinsi Kepri berada pada posisi 4 terendah se-Indonesia, ” jelas Margareta Anggorowati

Menurut Margareta Anggorowati, penurunan penduduk miskin di Provinsi Kepri dipengaruhi juga dengan beberapa kontribusi terbesar dari makanan dan bukan makanan di daerah perkotaan dan pedesaan di Provinsi Kepri.

“Penurunan jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepri ini juga disebabkan beberapa tren positif pada penyaluran Bantuan Sosial pada triwulan 3 tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kepri yang tumbuh 1,15 persen pada triwulan 3 tahun 2024, konsumsi rumah tangga pada tw 3 yang naik 1,61 persen, ” ujarnya.

Serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 0,41 persen dan peningkatan upah buruh pada Agustus 2024 lalu.

Sementara itu, Margareta Anggorowati juga memaparkan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Kepri atau Gini Ratio pada September 2024 yang mengalami kenaikan 2,5 persen dari Maret 2024.

“Yang mana, Gini Ratio pada September 2024 sebesar Rp. 807.602 per kapita per bulan, ” jelas Margareta

Menurut, Margareta Anggorowati, ketimpangan pengeluaran penduduk Kepri 0,357 pada September 2024 , meningkat 0,08 persen dibandingkan Maret 2024 lalu.

“Sehingga Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Kepri masuk dalam kategori sedang, ” tambah Margareta lagi.

Dengan Gini Ratio Provinsi Kepri berada di bawah gini ratio nasional 19,75 persen dalam kategori ketimpangan rendah.

Sementara itu, Mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, Kepala Dinas sosial Provinsi Kepri Burhanuddin menyambut baik dengan penurunan angka kemiskinan di Provinsi Kepri pada September 2024.

“Kita mendukung penurunan angka kemiskinan ini, dan kami sangat menyambut baik prestasi yang baik di Provinsi Kepri, ” Jelas Burhanuddin. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa