Minggu, 7 Juni 2026

Target Pajak Terlampaui, Gubernur Ansar Apresiasi Kanwil DJP Kepri

Tayang:


Suarasiber.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kepri atas capaian penerimaan pajak tahun 2023 yang melebihi target.

Apresiasi disampaikan Gubernur Ansar saat bersilaturahmi dengan Kepala Kanwil DJP Kepri, Imanul Hakim di Kedai Prata Pagi Sore, Tanjungpinang, Kamis (18/1). Menurut Ansar capaian itu hasil kerja yang profesional.

“Ini adalah kontribusi yang sangat besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” ujar Gubernur Ansar, mengutip keterangan dari Diskominfo.


Ia pun mengimbau seluruh wajib pajak di Kepri untuk segera melaporkan SPT Tahunannya sebelum batas waktu yang ditentukan.

Capaian kinerja penerimaan pajak dijelaskan Imanul. Pada tahun 2023 tercapai Rp9,85 triliun. Capaian ini melebihi target yang diamanatkan yaitu Rp9,54 triliun atau mencapai 103,25 persen.

“Capaian ini tumbuh sebesar 5,95 persen dibandingkan capaian tahun 2022. Ini didukung penerimaan dari 6 Kantor Pelayanan Pajak yang seluruhnya berhasil mencapai target di atas 100%,” papar Imanul.

Penerimaan tersebut, tambah Imanul, didominasi penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25/29 Badan sebesar Rp2,83 triliun (29%), PPh Pasal 21 sebesar Rp2,52 triliun (26%), PPh Final sebesar Rp1,32 triliun (13%), dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri sebesar Rp 1,14 triliun (12%).

Imanul juga menyampaikan capaian kinerja kepatuhan pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2022 yang masuk sebanyak 223.588 SPT Tahunan (19.595 SPT WP Badan, 170.332 SPT WP OP Karyawan, dan 33.661 SPT WP OP Non Karyawan).

“Sementara itu, pemadanan NIK-NPWP untuk wilayah Kepri, dari 300.497 WP Orang Pribadi yang harus dilakukan aktivasi NIK menjadi NPWP, sudah dilakukan aktivasi WP sebanyak 290.086 WP Orang Pribadi atau masih 10.411 belum dilakukan aktivasi” tuturnya.

Pentingnya Pajak bagi Daerah

Melansir sejumlah sumber, Pentingnya suatu daerah dapat memperoleh pemasukan pajak yang besar dapat dijelaskan dalam beberapa hal:

Sumber Pendapatan untuk Pemerintah Daerah:

Pajak adalah salah satu sumber pendapatan utama bagi pemerintah daerah. Dengan memiliki pemasukan pajak yang besar, pemerintah daerah dapat membiayai berbagai proyek dan layanan publik, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan program-program sosial.

Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik:

Pajak yang besar memungkinkan pemerintah daerah untuk melaksanakan proyek-proyek infrastruktur yang diperlukan, seperti jalan, jembatan, air bersih, dan sistem sanitasi. Selain itu, pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal:

Dengan memperoleh pemasukan pajak yang cukup, pemerintah daerah dapat mengembangkan program-program ekonomi lokal, mendukung pelaku usaha kecil dan menengah, serta menciptakan lapangan kerja. Ini dapat membantu meningkatkan tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

Kemandirian Keuangan:

Pajak yang besar dapat meningkatkan kemandirian keuangan pemerintah daerah. Dengan memiliki sumber pendapatan yang kuat, daerah tersebut tidak terlalu bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat atau bantuan eksternal, sehingga dapat mengelola keuangan secara lebih mandiri.

Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat:

Pemasukan pajak yang besar dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas, fasilitas kesehatan, dan program-program sosial. Hal ini dapat memberikan dampak positif pada tingkat pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Investasi dan Pengembangan Wilayah:

Keberhasilan suatu daerah dalam memperoleh pajak yang besar dapat menarik investor dan pengembang untuk berinvestasi di wilayah tersebut. Ini dapat menciptakan lingkungan bisnis yang sehat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan memberikan kontribusi pada pengembangan wilayah secara keseluruhan.

Dengan demikian, memiliki pajak yang besar bukan hanya memberikan sumber pendapatan bagi pemerintah daerah, tetapi juga membantu mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (syaiful)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa