Sabtu, 6 Juni 2026

Penyanyi Malaysia Tewas Ditikam oleh Penguntit

Tayang:


Suarasiber.com – Dunis hiburan Malaysia berduka. Seorang penyanyi negeri ini, Yuki Yoh, tewas usai ditikam berulang kali oleh penguntit.

Menurut laporan dari Daily Express yang dilansir suarasiber.com, Minggu (25/12/2023) kepala polisi distrik Klang Selatan ACP Cha Hoong Fong menjelaskan pihaknya mengetahui informasi pukul 14.17 waktu setempat.

Sebelum menikam Yuki Yoh, sang artis dan lelaki berusia 44 tahun terlibat pertengkaran di tempat pakir. Naga-naganya, lelaki itu menikam Yuki Yoh berulang kali.


Cha Hoong menambahkan, Yuki yang berusia 26 tahun ditikam di sekitar Jalan Bayu Tinggi 6. Setelah makan, keduanya pergi ke tempat parkir di Jalan Bayu Tinggi 5.

Sesaat saat keduanya mendekati sebuah mobil, pelaku berulang kali menikam YUki lalu memasukkan tubuhnya ke dalam mobil sebelum pergi.

Sesampai di rumah, korban mencoba membangunkan Yuki namun sang artis sudah tak bernyawa.

Mengetahui hal itu, pelaku menusukkan pisau yang juga digunakan menikam Yuki ke tubuhnya. Ia mencoba bunuh diri. Namun polisi keburu menangkapnya.

“Kami menemukan korban di kursi penumpang depan tak sadarkan diri. Ambulans yang tiba di TKP mengonfirmasi perempuan itu sudah wafat,” jelas Hoong Fong.

Polisi juga menemukan pisau yang diyakini digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

Diperoleh informasi dari saudara Yuki, Koh Wei Xiang, pelaku adalah penguntit yang sudah dua tahun mencoba mendekati sang penyanyi. Hingga akhirnya Yuki menyetujui bertemu penguntitnya.

Sementara itu Wakil kepala kepolisian negara bagian Selangor, S. Sasikala Devi, kepada Daily Express mengatakan pembunuhan dilatarbelakangi cemburu.

Kematian Yuki sangat memukul batin kekasihnya, Sampson Liew. Ia mengatakan kematian Yuki membuat hidupnya hancur dan hampa. (syaiful)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 20, Finis Gemilang di Peringkat 8 Moto3 Catalunya

Suarasiber.com - Pembalap Indonesia yang membela Honda Team Asia,...

Veda Ega Pratama Masih Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish Tampil Tercepat

Suarasiber.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih...