free page hit counter

Program Guru Penggerak di Tiap Angkatan Kian Disambut Baik Tenaga Pendidik

Loading...

Suarasiber.com – Kemendikbudristek melalui Dirjen GTK hingga saat ini telah menyelenggarakan Pendidikan Guru Penggerak (PGP) untuk enam angkatan.

Merujuk data Kemendikbudristek, jumlah peserta di setiap angkatan terus meningkat.

Jumlah guru yang mendaftar sebagai guru penggerak pada angkatan pertama yaitu 19.218. Untuk angkatan kedua jumlah guru yang mendaftar sebanyak 19.218. Pendaftar guru penggerak angkatan ketiga menunjukkan peningkatan yakni 23.274 orang.

Selanjutnya, pada angkatan keempat, pendaftar guru penggerak terus bertambah mencapai 42.009. Pada angkatan kelima, jumlah pendaftar program guru penggerak bertambah secara signifikan dan menduduki angka 105.643. Bahkan pada angkatan keenam ini jumlah pendaftar menyentuh angka 131.444 orang.

Direktur GTK Kemendikbudristek, Iwan Syahril menyampaikan rasa antusiasnya karena PGP terus mendapatkan tanggapan positif dari berbagai ekosistem pendidikan Indonesia.

Melansir kemdikbud.go.id, Kamis (26/8/2022), Dirjen GTK juga menekankan kembali pemahaman bahwa pekerjaan di bidang pendidikan adalah sebuah upaya untuk membangun peradaban.

“Pekerjaan ini bukan sekadar membahas kurikulum dan hasil belajar, bukan cuma mengajar dan mendidik, namun pekerjaan kita adalah melahirkan generasi masa depan yang cemerlang, melahirkan generasi pembaharu, generasi yang akan menjawab tantangan zaman masa kini dan masa mendatang,” ucapnya di Jakarta, Kamis (24/8/2022).

Dolvina Lea Ansanay, Guru Penggerak SMA Gabungan, Jayapura menyatakan bahwa ketertarikannya mendaftar program Guru Penggerak karena ia selalu ingin belajar dan mencoba hal baru dalam proses pembelajarannya.

“Bagaimana kita memanfaatkan fasilitas dan sarana yang ada di sekitar kita guna menunjang pembelajaran,” imbuhnya guru penggerak tahun 2021 yang merasa senang ketika bisa berbagi dengan orang lain ini.

Bahkan, sebagai bukti semangat dan kreativitasnya dalam membangun pendidikan di wilayahnya, Lea bersama komunitasnya mendirikan taman baca untuk meningkatkan kemampuan literasi anak-anak.

Marinus, Siswa SMA Gabungan, Jayapura menjelaskan secara teknis bagaimana proses pembelajaran yang ia rasakan. Maria, Siswa SMA Gabungan, Jayapura lainnya juga mengatakan bahwa cara mengajarnya Ibu Lea sangat asik.

“Cara menjelaskan jelas dan terperinci kami langsung paham dengan materi yang diterangkan. Kalau bingung kita bisa bertanya langsung kepada guru,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Dirjen GTK mengimbau kepada Gubernur, Walikota, Bupati, serta Dinas Pendidikan untuk mendukung penuh para guru dalam mengikuti PGP.

Dukungan Pemerintah Daerah terhadap PGP

Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi Permendikbudristek Nomor 40/2021 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan mengajak seluruh guru mengikuti seleksi PGP.

“Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencetak pemimpin pembelajaran yang unggul dan inovatif,” ucapnya.

Berikutnya, Royke Octavian Roring, Bupati Kabupaten Minahasa menyatakan bahwa wilayahnya siap mendukung visi dan misi dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Tak ketinggalan, Bupati Kabupaten Deli Serdang, Ashari Tambunan menyatakan kesiapannya untuk mendukung PGP demi mewujudkan kabupaten yang maju dan sejahtera serta masyarakatnya yang rukun dan religius dalam kebinekaan.

“Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, yang mampu meningkatkan pengetahuan dan teknologi, pemerintah Kabupaten Deli Serdang siap mengangkat guru penggerak yang memenuhi syarat sesuai regulasi untuk menjadi pemimpin dalam pembelajaran,” tegasnya.

Kemudian, Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri juga mendukung program Guru Penggerak dalam upaya mewujudkan masyarakat yang unggul sesuai dengan cita-cita dan harapan bangsa.

“Kami siap mengangkat guru sesuai regulasi yang berlaku untuk menjadi kepala sekolah dan/atau pengawas sekolah. Kami ingin memenuhi pelayanan minimal terkait jumlah dan kualitas pendidik di daerah kami,” tuturnya seraya memotivasi para guru untuk terus berkarya demi anak bangsa. (zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...