Minggu, 7 Juni 2026

Keluarga Rempang Galang Janji Kawal Pengusutan Perkelahian Maut Kampung Bagan

Tayang:


Suarasiber.com – Tewasnya Irwansyah Putra karena perkelahian dan ditusuk dengan senjata tajam di Kampung Bagan, Minggu (7/2/2021) pagi mengundang reaksi keras.

Salah satunya dari masyarakat Rempang Galang. Melalui Ketua Ikatan Keluarga Rempang Galang, mereka berharap kasus ini ditangani sesuai hukum yang berlaku.

“Kami meminta keadilan atas tewasnya pemuda dari Kampung Bagan, berharap kasus ini tidak ditangani setengah,” ujar Suherman di Kampung Bagan, Senin (8/2/2021) petang, seperti dilansir dari suaratempatan.com.


Ia dan teman-temannya masyarakat tempatan berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

Disampaikannya, masyarakat tempatan marah dengan kejadian ini. Namun masih bisa menahan diri karena percaya polisi akan bertindak profesional.

Jika penanganannya tidak sesuai harapan, Suherman mengatakan masyarakat tempatan tidak akan tinggal diam.

“Selain itu, kami berharap kepada tersangka atau keluarganya segera meminta maaf kepada kami selaku korban,” imbuh Suherman.

Mengenai kejadian sebenarnya Suherman juga tidak tahu persis. Hanya saja dari beberapa warga yang dimintai keterangan akibat perkelahian.

“Malam itu ada pesta, pulangnya ditegur dengan kata-kata tak sopan lalu berantem. Tetapi saya tak tahu pastinya, itu nanti silakan tanya ke polisi saja,” pintanya.

Berikut ini pernyataan lengkap mereka yang dibacakan di depan Polsek Seibeduk.

Melayu Meminta Keadilan

SUARATEMPATAN.COM – Berikut ini pernyataan sikap masyarakat Rempang Galang atas tewasnya saudara mereka, Irwansyah Putra karena perkelahian di Kampung Bagan, Minggu (7/2/2021).

Melayu Meminta Keadilan

Innalillahi Wa’innailahi Roji’un

Semoge Alm Husnul Khotimah

Dari 3 sahabat kite 1 orang mMeninggal dunia akibat sabetan benda tajam, 2 dari mereke luka – luka.

Kejadian ini sSangat membuat pihak keluarga dan kami terpukul.

Entah ape yang ade dalam menak mereka sampai tega menghabisi nyawa dari teman sahabat kite.

Make dari itu kami sebagai orang – orang tua dan anak – anak muda Melayu mengutuk keras atas terjadinya penghilangan nyawa sahabat kami.

Maka kami meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dalam menangkap pelaku.

Agar pihak keluarga beserta masyarakat Melayu khususnye dapat meredam kemarahan.

Yang mane banyak dari saudara kami orang-orang Melayu dari pelosok sangat berpegang teguh kepade marwah bangsa Melayu.

Make kami serahkan proses kasus ini kepada pihak aparat kepolisian agar segera diselesaikan.

Kecik tapak tangan, niru kami tadahkan, bujur lalu melintang patah.

Melayu meminta keadilan.

Senin,08 Februari 2021. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Aneng Kantongi Dukungan Penuh, Jadi Satu-satunya Calon Ketua DPD Demokrat Kepri di Musda V

Proses verifikasi bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode mendatang berlangsung di Batam, Sabtu (6/6/2026). Foto - Suarasiber.com/zainal

Seleksi Polri 2026 di Polda Kepri Berjalan Transparan, 100 Peserta Lolos ke Rikkes Tahap II

Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo memimpin Sidang Terbuka Menuju Rikkes Tahap II Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA 2026 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Batam, Kamis (4/6/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Pembangunan Wakaf Rumah Qur’an Batam Berlanjut, BWI Ajak Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Pusat Generasi Qur’ani

Pekerja melakukan pengeboran borpile pondasi pembangunan Wakaf Rumah Qur'an (WRQ) Batam di Kota Batam, Kepulauan Riau. Foto - istimewa