Kamis, 4 Juni 2026

Aspirasi Tersumbat, Guru Pun Harus Turun ke Jalan Tuntut Hak

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Selama 2 hari kemarin, ratusan guru SMA/SMK turun ke jalan, berunjukrasa secara damai.

Tak mudah bagi guru, yang menjadi figur untuk digugu (dipercaya), dan ditiru, turun ke jalan.

Apalagi, aksi unjukrasa adalah solusi terakhir. Jika ada aspirasi yang tersumbat.


Butuh keberanian ekstra, dan mental baja. Apalagi sebelum mereka turun ada surat bernada “peringatan” dari M Dali MM, Kadisdik Kepri.

Hal ini disampaikan aktivis pemuda di Tanjungpinang, Riky Adrianto yang biasa disapa Riky Sayoer menjawab suarasiber.com, Rabu (13/2/2019).

“Aksi demo atau unjukrasa atau turun ke jalan itu solusi terakhir, dan terpaksa harus dilakukan. Jika saja aspirasi para guru itu tidak tersumbat, mereka tentu tak akan turun ke jalan,” kata Riky Sayoer, yang orang tuanya juga berprofesi sebagai guru.

Baca Juga:

Aksi Kejar Kapal TNI AL dan Penyelundup Lobster Rp37 M Lebih Berakhir di Hutan Bakau, Hasilnya?

Polda Kepri Gagalkan Dugaan Penyelundupan Puluhan Pekerja Migran dari Malaysia

Pipa Air Bersih Bawah Laut dari Lingga ke Batam Diperkirakan Telan Biaya Rp600 Miliar

Prajurit Lantamal IV Latihan Keamanan Laut di Jakarta

Ibu Guru Ngojek karena Tunjangan Terlambat, Pemerintah Janji Cairkan Minggu Ini

Anak guru yang juga caleg no 8 dari Partai Hanura untuk dapil Bukit Bestari ini, berharap aksi itu ke depannya tidak terulang lagi.

“Sebab, sudah ada dinas di Pemprov Kepri yang khusus mengurus pendidikan, termasuk guru di dalamnya. Ada juga lembaga dewan yang membidangi pendidikan, dan kerap melaksanakan reses. Ada juga organisasi guru PGRI,” jelas Riky.

Semua lembaga itu, tukasnya, memang sudah seharusnya mengurus, dan memerjuangkan pendidikan serta para guru-gurunya.

“Ini juga berlaku di kabupaten dan kota. Saya dengar guru-guru SD/SMP yang PNS di Kota Tanjungpinang tengah resah,” ungkap Riky.

Mereka resah, imbuhnya, karena tunjangannya sampai saat ini belum dibayar. Semoga dinas terkait, dewan kota, dan PGRI Kota Tanjungpinang bisa membantu memastikan kapan tunjangan itu cair.

“Dan, mereka tidak perlu harus turun ke jalan mengikuti jejak guru SMA/SMK tersebut,” tegas Riky. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa