free page hit counter

Satpam Ngejar Maling, Eh Motornya Digondol Maling

Loading...

Yang namanya apes memang tak pandang bulu. Bahkan orang kecil sekelas satpam pun kadang kejatuhan bulu, eh salah, apes.

Seperti dilansir dari batampro.id, ini kisah nyata seorang satpam yang malam itu, Kamis (12/4/2018) ikut mengejar maling. Maling apa juga belum tahu, pokoknya begitu mendengar teriakan maling, insting satpamnya langsung muncul. Kejar saja.

Tentu saja itu perilaku yang bagus, karena Satpam ya harus peduli dengan keamanan lingkungan di sekitarnya. Jangan mentang-mentang Satpam perumahan, ada teriakan minta tolong dari perumahan yang bukan wilayahnya cuek saja. Atau Satpam yang tertidur dengan tangan masih memegang buku teka teki silang.

Pagi itu, azan subuh berkumandang dari sebuah masjid di Bengkong Sadai, Batam. Membangunkan umat Islam yang baru saja menuntaskan lelapnya. Lantas salat subuh berjamaah, seperti rutinitas harian di daerah ini.

Baru saja jamaah melakukan salam, tanda salat subuh berakhir tiba-tiba terdengar teriakan. Maling! maling! dengan suara keras. Seharusnya kata keras tidak perlu ditulis, ya, karena teriakan minta tolong pasti diteriakkan dengan suara keras, lantang.

Sebagian jamaah pun mengakhiri salatnya untuk memberikan pertolongan. Mereka bergegas menuju sumber suara teriakan tadi.

Mereka berkumpul di pos Satpam yang ada di Gang kampung Belimbing. Niatnya sih ingin bertanya kepada Satpam yang biasa berjaga, siapa yang kemalingan, apa yang hilang, sudah ketangkap atau belum malingnya, berapa orang malingnya dan biasalah, pertanyaan pasti banyak.

Sayangnya Satpam yang dicari tak kelihatan. Beruntung, warga tak usah menunggu terlalu lama karena Satpam akhirnya datang ke pos dengan berjalan kaki.

Niat bertanya mendadak tertahan lantaran wajah Satpam lesu, kuyu, tak bersemangat. Masih terlihat keringat membasahi pakaiannya.

“Motor saya hilang, mungkin dibawa kabur maling itu,” tururnya dengan suara parau.

Ealah, warga yang awalnya bersemangat mau nanya maling ya nggak tega. Mereka pun diam. Namun tetap saja ada yang merasa geli.

“Malingnya gak kepegang, eh malam motor Satpam yang digondol maling,” celetuk seorang warga.

Yang mendengar hanya menahan senyum. Tertawa pun di hati.

Nah, tak lama berselang seorang warga datang ke pos Satpam ini, lapor kalau di simpang dekat rumahnya terparkir sepeda motor Honda Spacy.

Waduh, apalagi ini. Rombongan warga pun memindahkan kerumumannya ke tempat motor yang terparkir tanpa tuan ini. Seluruh warga sekitarnya tak ada yang mengaku itu motor mereka.

Wajah sekuriti yang tadi muram dan lemas karena motor Supra jadulnya hilang digondol maling, mulai berubah ceria. Siapa tahu motor yang terparkir tanpa tuan itu bisa dipakainya, sebagai pengganti motornya.

“Ini mungkin motor malingnya, dia diteriaki maling, lalu kabur pakai motor sekuriti, motornya ditinggal,” kata warga.

tambah ramai diskusi tanpa ruangan ini. Ada warga yang menilai masuk akal, namun tak sedikit yang ragu-ragu. Ada dua kelompok yang beda pendapat. Kalau tak ditemukan solusi, bisa sampai matahari terbit tak ujung kelar persoalan ini.

Lalu diambil jalan tengah, Pak RT dan RW memutuskan lapor ke Polsek Bengkong sambil menyerahkan motor tak bertuan itu ke polisi.

Mendengar keputusan itu, wajah Satpam kembali lesu. Apalagi saat polisi sampai ke lokasi dan membawa Honda Spacy tadi ke kantor. Satpam apes ini juga datang untuk membuat laporan. (mat)

Loading...