free page hit counter

Pastikan Dulu ke Bangka atau Belitung

Loading...

Pengalaman adalah guru terbaik, jika belum sempat menjalaninya maka perbanyaklah membaca agar tidak mengalami seperti yang kami rasakan. Maksudnya mau ke Belitung, tapi turunnya di Bangka di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang.

Padahal tujuannya mau ke Belitung, yang punya Bandara HAS Hanandjoeddin International Airport di Tanjungpandan. Ternyata Bangka dan Belitung dua daerah yang berada di dua pulau yang terpisah cukup jauh.

Jika menggunakan jalur laut perlu waktu sekitar 7 jam. Apa boleh buat, karena tujuannya ke Tanjungpandan mau tak mau harus menyambung lagi dengan pesawat terbang dari Pangkalpinang. Karena sampainya di Pangkalpinang sudah sore dan jadwal pesawat ke Tanjungpandan, Belitung sudah tidak ada. Jadinya hari itu kami harus menginap semalam di Pangkalpinang.

“Tak ada pilihan lagi selain menginap di Bangka (Pangkalpinang),” ucap Aya, rekan seperjalanan saya.

Kami ke Belitung untuk menghadiri rapat koordinasi, undangan yang datang mendadak membuat kami abai untuk memelajari Bangka Belitung. Harusnya googling dulu kalau dari Batam mau ke Belitung jalur penerbangannya seperti apa.

Akhirnya, di hari kedua perjalanan kami terbang lagi ke Tanjungpandan, Belitung dari Pangkalpinang, Bangka. Kegiatan rakor pun bisa diikuti dengan baik hingga selesai. Usai kegiatan kami pelajari lagi perjalanan untuk kembali ke Batam.

Rupanya, jadwal penerbangan kami lusanya dari Pangkalpinang, tidak mungkin terkejar jika kami terbang pada hari itu juga ke sana dari Tanjungpandan, Belitung.

Akhirnya diputuskan, kami harus terbang lagi agar bisa mengejar jadwal pesawat kembali ke Batam. Hari ketiga kami pun terbang lagi ke Pangkalpinang, Bangka. Dan, mau tak mau harus menginap lagi semalam.

Keesokan harinya kami harus terbang lagi ke Batam. Artinya, selama 4 hari perjalanan kami harus terbang 4 kali juga. Efek jetlag membuat badan terasa sangat capek.

“Beda sama pramugari atau pilot yang biasa terbang. Badan ini berasa seperti mau patah. Capek sekali. Mungkin karena efek tekanan tinggi di kabin pesawat yang bikin badan kita kaget,” ujar Abel, rekan seperjalanan lainnya sambil tersenyum kecut.

Sukurnya, ucapnya, Belitung yang dijadikan lokasi syuting film Laskar Pelangi memang benar-benar negeri yang indah. Paling tidak keindahannya bisa sedikit mengobati rasa capek badan akibat perjalanan.

Keindahan Belitung membuat hati ingin kembali lagi ke sana di suatu waktu nanti. Akan tetapi harus dipelajari lebih dulu atau bertanya kepada yang sudah pernah ke sana. Agar tidak nyasar lagi ke tempat lain. Lain dituju lain pula sampainya. ***

Kiriman Olive, Tanjungpinang

Bagikan berita
  • 15
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...