**Suarasiber.com (Jakarta) – ** Wisma Atlet Kemayoran kini bertransformasi menjadi rumah susun (rusun) sewa murah yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah ini dilakukan setelah revitalisasi besar-besaran oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Alih Fungsi Jadi Hunian Vertikal
- Tiga tower di Blok C2 (tower 8, 9, dan 10), dengan total 1.932 unit, telah sepenuhnya direnovasi dan siap huni.
- Sementara itu, tujuh tower di Blok D10 (5.494 unit) juga dalam tahap revitalisasi dan nantinya akan dipergunakan untuk MBR dan sebagian disewakan secara komersial.
- Total unit di kompleks Wisma Atlet adalah 7.426 unit rusun tipe 36, masing-masing unit berisi dua kamar tidur.
Skema Sewa dan Harga
- Biaya renovasi dialokasikan sebesar Rp 350 miliar oleh Kementerian PUPR.
- Untuk ASN, tarif sewa ditetapkan Rp 1,2 juta/bulan per unit.
- Sementara untuk MBR, ada alokasi 650 unit di Tower 6 Blok D10 dengan harga sewa Rp 1,1 juta/bulan.
- Tingkat hunian Blok C2 telah mencapai sekitar 85%.
Fasilitas Unit
Setiap unit rusun memiliki luasan sekitar 36 meter persegi dengan fasilitas mumpuni: dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, AC, water heater, dan sambungan gas.
Kompleks juga dilengkapi area publik, parkir, lift, serta sistem keamanan 24 jam.
Manajemen dan Kepemilikan Aset
- Aset Wisma Atlet Kemayoran berada di bawah naungan Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Sekretariat Negara.
- Untuk pemeliharaan jangka panjang, Kementerian PKP sedang menyusun panduan perawatan fasilitas, mencakup AC, listrik, jaringan gas, dan sistem keamanan.
- Menurut pengamat dan pejabat, sebagian gedung memang akan dikomersialkan untuk menutup biaya pemeliharaan, sehingga tidak sepenuhnya menjadi rusun ASN.
Pro dan Tantangan
- Menurut Menteri PKP Maruarar Sirait, alih fungsi ini adalah solusi optimal agar aset negara tidak menganggur dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hunian yang produktif.
- Namun, ada juga pengamat tata kota yang menilai bahwa mengubah Wisma Atlet menjadi rusun bisa merusak potensi pemanfaatan sebagai fasilitas olahraga, terutama jika Jakarta kembali menjadi tuan rumah event besar.
Sebelumnya, melansir dari pkp.go.id, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar serah terima kunci Rumah Susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri di kawasan Wisma Atlet Pademangan, Rabu (29/10/2025). Agenda peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dan Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel.
Wamensesneg Juri Ardiantoro menegaskan pentingnya pemerataan hunian bagi seluruh masyarakat. “Seluruh warga negara Indonesia harus memiliki hunian yang layak. Program 3 Juta Rumah adalah program strategis yang harus kita dukung bersama,” ujarnya. (***/sya)
Editor Yusfreyendi





