Kamis, 4 Juni 2026

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap RAPBD 2026

Tayang:


Suarasiber.com (Batam) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna pada Rabu (10/9/2025) siang dengan dua agenda utama, yakni: penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, serta penjelasan Wali Kota Batam terkait perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Batam itu dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Batam, Budi Mardiyanto, S.E., M.M., didampingi Ketua DPRD H. Muhammad Kamaluddin. Turut hadir Wali Kota Batam Amsakar Achmad, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta pejabat dari Pemko dan BP Batam.

Foto – istimewa via humas dprd batam

Sebelum sesi pandangan dimulai, pimpinan rapat sempat menggelar kesepakatan singkat antarfraksi: setiap fraksi diperkenankan menyampaikan pandangan secara tertulis maupun lisan di hadapan rapat paripurna.


Fraksi NasDem Buka Pandangan

Fraksi Partai NasDem menjadi yang pertama menyampaikan pandangan melalui juru bicara Muhammad Kamaruddin Muda, S.E. Dengan pembuka berupa pantun, NasDem menyatakan dukungannya terhadap RAPBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme. Catatan fraksi diserahkan secara tertulis kepada pimpinan rapat.

Fraksi Gerindra, PDIP, dan Golkar Sepakat Lanjutkan Pembahasan

Pandangan serupa disampaikan Fraksi Gerindra melalui juru bicara Setia Putra Tarigan, disusul Fraksi PDIP oleh Tapis Dabal Siahaan, dan Fraksi Golkar. Ketiganya menyatakan persetujuan agar RAPBD 2026 dibahas ke tahap selanjutnya, dengan sejumlah catatan strategis yang diserahkan secara tertulis.

Fraksi PKS Tekankan Isu Lingkungan, Kesehatan, dan Transportasi

Sementara itu, Fraksi PKS melalui juru bicara Dr. M. Mustofa, S.H., M.H., membacakan pandangan secara lengkap. Mustofa menyoroti masalah banjir dan sampah yang berpotensi menurunkan daya saing Batam sebagai kota industri dan tujuan investasi.

“Investor bisa memberi persepsi negatif jika masalah lingkungan ini tidak ditangani serius,” tegasnya.

PKS juga menyoroti peningkatan kasus diabetes pada anak-anak berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan gratis. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi prioritas kebijakan kesehatan daerah karena berpotensi menambah beban anggaran di masa depan.

Selain itu, PKS menilai pelebaran jalan bukan solusi jangka panjang kemacetan. Batam dinilai perlu mulai membangun sistem transportasi publik yang modern, dan para ASN diharapkan memberi contoh dengan menggunakan transportasi umum sebagaimana diterapkan di kota besar lain.

“Angkutan berat bertonase tinggi juga perlu dibatasi jam operasionalnya,” tambah Mustofa.

Dalam aspek ekonomi, PKS menekankan perlunya ketahanan pangan berkelanjutan, bukan hanya solusi sementara seperti operasi pasar.

“Investasi di Batam harus inklusif, melibatkan UMKM, sektor ekowisata, dan pelatihan tenaga kerja,” ujarnya menutup pandangan.

Fraksi PKB: Belanja APBD Harus Produktif

Fraksi PKB melalui ketuanya, Drs. H. Surya Makmur Nasution, M.Hum., menyatakan setuju Ranperda APBD 2026 dibahas lebih lanjut. Namun ia menekankan pentingnya efisiensi dan produktivitas belanja daerah.

“Belanja pegawai jangan menjadi beban, tapi harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dan inovasi layanan publik,” tegas Surya.

PKB juga meminta evaluasi terhadap program seremonial yang tidak berdampak langsung pada ekonomi, serta mendorong peningkatan iklim investasi dan kemudahan perizinan agar manfaat kawasan pelabuhan bebas benar-benar dirasakan masyarakat.

Fraksi PAN-Demokrat-PPP dan Hanura-PSI-PKN

Foto – istimewa via humas dprd batam

Fraksi gabungan PAN-Demokrat-PPP melalui Safari Ramadan menyoroti infrastruktur, penanganan banjir, dan pengelolaan sampah. Mereka juga menekankan agar program bantuan bunga 0% untuk UMKM benar-benar tersalurkan kepada pelaku usaha kecil.

Sedangkan Fraksi Hanura-PSI-PKN yang diwakili Ruslan Sinaga turut menyatakan persetujuan atas pembahasan Ranperda ke tahap berikutnya, dengan penyampaian khas lewat pantun penutup.

Langkah Selanjutnya

Setelah seluruh fraksi menyampaikan pandangannya, DPRD Batam sepakat untuk melanjutkan pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 ke tingkat lebih tinggi. Sesuai mekanisme, Wali Kota Batam akan memberikan jawaban resmi atas seluruh pandangan fraksi dalam rapat paripurna yang dijadwalkan dalam waktu dekat. (rls/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Ditresnarkoba Polda Kepri Bongkar Peredaran Sabu di Batam, Dua Tersangka Ditangkap dengan Barang Bukti 233,85 Gram

Dua tersangka kasus peredaran sabu berinisial ID alias I dan SA alias A diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri di Batam, Senin (25/5/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Kepri Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan penghormatan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Polda Kepri Gelar Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Salurkan Bantuan untuk Warga Rempang dan Anak Yatim

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan sambutan saat kegiatan ramah tamah dan silaturahmi Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/5/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Polda Kepri Gelar Sholat Idul Adha 1447 H, Tekankan Keikhlasan dan Integritas Anggota Polri

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. (tengah) bersama jajaran pejabat utama dan personel Polda Kepri mengikuti Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Halim Polda Kepri, Batam, Rabu (27/5/2026). Foto - Humas Polda Kepri