Suarasiber.com – Raul Fernandez menorehkan sejarah baru di dunia MotoGP. Pebalap muda asal Spanyol itu sukses meraih kemenangan perdana sepanjang kariernya bersama Trackhouse Racing Team, tim satelit Aprilia, dalam MotoGP Australia 2025 yang digelar Minggu (19/10/2025).
Setelah nyaris juara di sprint race kemarin, Raul tampil sempurna di balapan utama. Ia mampu menahan tekanan dari Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang harus menjalani double long lap penalty, serta Fabio Di Giannantonio (VR46 Racing) yang tampil luar biasa dengan motor Ducati Desmosedici GP25.
“Ini hari yang luar biasa! Saya hampir menang kemarin, tapi hari ini semuanya berjalan sempurna. Terima kasih untuk tim, Aprilia, dan semua yang percaya pada saya,”
ujar Raul Fernandez dengan mata berbinar seusai balapan.
Ducati Diselamatkan Di Giannantonio
Meski para pebalap utama Ducati tampil di bawah performa, Fabio Di Giannantonio menjadi penyelamat muka tim asal Borgo Panigale itu. Start dari posisi 10, Fabio berhasil finis kedua hanya 1,4 detik di belakang Raul.
“Balapan ini gila! Tapi saya terus berjuang dan Ducati bekerja luar biasa menyiapkan motor yang kuat hingga akhir balapan,”
kata Di Giannantonio, yang kini semakin konsisten di papan atas.
Dari kubu Ducati, manajer tim juga memberikan apresiasi khusus.
“Fabio menunjukkan semangat juang Ducati sejati. Di saat yang lain kesulitan, dia tetap tampil kompetitif,”
ungkap Davide Tardozzi, manajer Ducati Lenovo Team.
Bezzecchi Podium, Kudeta Bagnaia
Sementara itu, Marco Bezzecchi berhasil menutup akhir pekan dengan podium ketiga, meski sempat tercecer ke posisi enam akibat hukuman.
Tambahan 16 poin membuat total poinnya kini menjadi 282, dan ia resmi menggeser Francesco “Pecco” Bagnaia dari posisi tiga klasemen pebalap.
Sebaliknya, Pecco Bagnaia kembali mengalami nasib buruk. Juara dunia dua kali itu terjatuh empat lap jelang finis, dan gagal menambah poin sehingga tetap di angka 274 poin.
“Saya benar-benar kecewa. Motor terasa sulit dikendalikan sejak awal, dan saya kehilangan grip di tikungan cepat,”
ucap Bagnaia, yang semakin jauh dari perebutan runner-up juara dunia 2025.
Sementara catatan waktu Michele Pirro pebalap pengganti Marc Marquez menjadi yang paling mengecewakan, tertinggal 50 detik dari sang juara, Raul Fernandez. (sya)
Editor Yusfreyendi





