Suarasiber.com (Berakit) – Suasana Pantai Berakit, Kabupaten Bintan, mendadak meriah sejak pagi hari, Sabtu (11/10/2025). Sekitar 150 peserta Kepri Fun Fishing 2025 tampak antusias bersiap-siap di bawah langit biru laut Natuna, menunggu aba-aba keberangkatan dari Pol AL Berakit sekitar pukul 06.30 WIB.
Dengan peralatan pancing lengkap dan semangat membara, para peserta yang datang dari berbagai daerah di Kepulauan Riau bahkan luar provinsi siap unjuk kemampuan menaklukkan ikan terbesar di perairan yang selama ini menjadi surga bagi para mancing mania.
Acara pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, bersama Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah I (Kogabwilhan I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, disaksikan sejumlah pejabat tinggi Kogabwilhan I.
“Kepri Fun Fishing 2025 bukan sekadar lomba memancing, tapi festival laut yang menggabungkan hobi, budaya, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Hasan dalam sambutannya, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri, Rabu (15/10/2025).
Keseruan di Laut dan Aksi Peduli Lingkungan
Dengan radius pemancingan sejauh 5 mil, para peserta mulai menebar umpan sambil menikmati hembusan angin laut. Sorak-sorai terdengar ketika salah satu peserta berhasil “strike” — momen yang selalu ditunggu-tunggu para penghobi pancing.
Tak hanya soal adu ketangkasan memancing, kegiatan ini juga menjadi bentuk aksi nyata peduli lingkungan. Para peserta bersama masyarakat setempat ikut melakukan penanaman bibit mangrove dan bersih-bersih pantai di kawasan Teluk Merbau, Desa Berakit.
“Semua elemen kita kolaborasikan menjadi satu — mulai dari pariwisata, ekonomi lokal, UMKM, industri wisata, sampai pelestarian budaya dan alam. Inilah makna sebenarnya dari wisata berkelanjutan,” tambah Hasan.
Kolaborasi dan Dukungan Penuh Kogabwilhan I
Sebagai penyelenggara bersama, Kogabwilhan I dan Pemprov Kepri menyiapkan armada pengawas seperti KRI Balado 643, Kapal Basarnas, dan Kapal Polairud Bintan demi memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kas Kogabwilhan I, Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih besar di tahun-tahun berikutnya.
“Fun Fishing ini bukan hanya kompetisi, tapi juga sarana mempererat kebersamaan, memperkenalkan keindahan laut Kepri, dan menghidupkan ekonomi lokal. Kami ingin tahun depan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Selain lomba memancing, malam pembukaan Kepri Fun Fishing 2025 juga dimeriahkan dengan atraksi budaya dan kesenian Melayu yang memukau. Musik tradisional, tarian daerah, hingga kuliner khas Kepri menambah semarak acara yang sekaligus menjadi ajang promosi wisata bahari Kepulauan Riau.
“Luar biasa! Perpaduan antara olahraga, wisata, dan budaya ini perlu terus dilestarikan,” puji Laksamana Muda Haris Bima Bayuseto.
Kemeriahan Kepri Fun Fishing 2025 menjadi bukti bahwa laut Kepri bukan hanya indah dipandang, tapi juga menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata bahari dan sport tourism unggulan Indonesia. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





