Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Warga Kota Tanjungpinang bersiap menyambut akhir pekan yang meriah. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Otonom Tanjungpinang melalui kegiatan Pawai Budaya dan Mobil Hias 2025 pada hari ini, Sabtu (11/10) besok.
Mengusung tema “Berbenah Bersama-sama, Mencapai Tujuan Mulia… Sejahtera”, kegiatan ini menghadirkan parade budaya dan kendaraan hias yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, serta kreativitas masyarakat.
Warga dapat menikmati kemeriahan dari panggung utama di kawasan Tugu Sirih Tepi Laut maupun di sepanjang jalan protokol yang akan dilalui peserta.
Melansir laman resmi Pemko Tanjungpinang, pawai budaya dijadwalkan mulai pukul 06.30 WIB, diikuti empat kategori peserta, yaitu pelajar tingkat SMP, perwakilan kecamatan, sanggar seni, serta paguyuban daerah. Masing-masing kelompok akan menampilkan busana adat, tarian, dan atraksi khas dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta kategori sekolah akan berkumpul di Jalan Temiang, peserta dari kecamatan di Jalan Tengku Umar, sedangkan sanggar dan paguyuban menempati titik kumpul di depan Pizza Hut. Barisan kemudian bergerak dari Jalan Merdeka Simpang Dua, melintasi Jalan Merdeka lurus menuju Jalan Hang Tuah di depan Pelabuhan, lalu berputar di depan Gedung Gonggong. Selanjutnya peserta melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gurindam dan berakhir di panggung Tugu Sirih.
Kemeriahan juga akan dihiasi Pawai Mobil Hias yang dilepas pada pukul 06.30 WIB dari Terminal Sungai Carang. Puluhan kendaraan berhias dengan tema budaya dan pembangunan daerah akan berkeliling kota, membawa semangat persatuan dan kreativitas masyarakat.
Iring-iringan bergerak dari Terminal Sungai Carang menuju Jalan Bintan Center (Patung Naga), lalu berbelok kiri di lampu merah Bintan Center dan melintasi Jalan DI Panjaitan Km 7 serta Km 6. Rute berlanjut ke Jalan Ahmad Yani (depan Kodim), Jalan Raja Ali Haji, Jalan Ir. Sutami (Suka Berenang), Jalan Dokter Sutomo (Kampung Baru), Jalan Sukarno Hatta, hingga Jalan Yos Sudarso (Batu Hitam).
Konvoi kendaraan hias kemudian melintas di Jalan Gurindam 12 depan Dekranasda, melewati Simpang Tiga, dan berakhir di panggung utama Tugu Sirih.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan kegiatan ini menjadi ajang kebanggaan masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya daerah sekaligus menyemarakkan peringatan hari jadi kota otonom Tanjungpinang.
“Pawai budaya bukan sekadar tontonan, tetapi wujud rasa syukur dan kebersamaan warga Tanjungpinang. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan semangat gotong royong untuk terus berbenah dan membangun kota yang sejahtera,” ujarnya, Jumat (10/10).
Teguh mengimbau masyarakat untuk menyaksikan pawai dari titik-titik yang dilewati peserta serta tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap gelaran tahunan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pelestarian budaya dan momentum mempererat persatuan seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat Bima Sakti, Tanjungpinang terus berbenah menuju kota yang Berbudaya, Indah, Melayani, dan Aman, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, agamis, kreatif, berteknologi, dan berintegritas,” tutup Teguh.
Di lapangan, warga sudah memadati kawasan kota lama sejak pagi untuk menyaksikan pawai budaya. Hal yang sama juga terlihat di kawasan Bincen, Batu 9, warga duduk di tepi jalan menunggu pawai mobil hias. Sejumlah streamer pun menyiarkan secara live melalui berbagai platform media sosial. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





