Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, secara resmi melantik 28 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan yang tersebar di wilayah Batam, Tanjungpinang, Karimun, Bintan, dan Lingga.
Pelantikan dilaksanakan di aula Kanwil Kemenag Kepri, Kamis, 9 Oktober 2025.
Suarasiber.com baru mendapatkan informasi dari Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Di Kabupaten Bintan ada 3 orang yang dilantik sebagai Kepala KUA, sementara di Batam ada 9 nama.
Melansir laman resmi Kemenag Kepri, Jumat (10/10/2025) ketiga orang yang dilantik di Bintan ialah H. Zulfahri menjadi Kepala KUA Toapaya, H. Zainal Nahra menjadi Kepala KUA Teluk Sebong, dan Jhon Desri menjadi Kepala KUA di Bintan Timur.
Sementara di Kota Batam, berikut ini adalah nama-nama yang dilantik sebagai Kepala KUA:
- Suardi: Dari Kepala KUA Sungai Beduk menjadi Kepala KUA Lubuk Baja.
- Hamdanis: Dari Kepala KUA Galang menjadi Kepala KUA Sekupang.
- Rudiansyah: Dari Kepala KUA Nongsa menjadi Kepala KUA Sagulung.
- Masnur: Dari Kepala KUA Lubuk Baja menjadi Kepala KUA Batu Aji.
- Nuruddin: Dari Kepala KUA Batu Aji menjadi Kepala KUA Sungai Beduk.
- Muliyadi: Dari Kepala KUA Sagulung menjadi Kepala KUA Nongsa.
- Alikek: Penghulu pada KUA Bengkong dipromosikan menjadi Kepala KUA Bengkong.
- Masrur Ainun Nadjah: Penghulu pada KUA Batu Ampar dipromosikan menjadi Kepala KUA Galang.
- Muhammad Fikri Pratama: Penghulu pada KUA Batam Kota dipromosikan menjadi Kepala KUA Bulang.
Kakanwil Kemenag Kepri, H. Zoztafia menyebutkan pelantikan dan rotasi wilayah kerja ini merupakan langkah penting Kemenag dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Zoztafia menekankan betapa krusialnya peran Kepala KUA sebagai ujung tombak pelayanan Kemenag.
“Pelantikan ini sangat penting. Salah satu instrumen penting di Kemenag adalah Kepala KUA, karena pelayanan administrasi pernikahan maupun pembinaan keagamaan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Zoztafia.
Fungsi KUA dinilai sangat strategis dan merupakan bagian integral dari Kementerian Agama, terutama dalam fokus pada pembinaan umat beragama dan pemeliharaan kerukunan. Dia menyebutkan
Rotasi dan mutasi telah melalui proses seleksi dan pertimbangan dari Kepala Kemenag kabupaten/kota dan tim Baperjakat, sehingga diharapkan dapat diterima dengan peningkatan kinerja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala KUA dan para penghulu yang selama ini telah bertugas di wilayah-wilayah yang jauh dari perkotaan, atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ciptakan suasana kerja yang nyaman di hati. Bawa enjoy, tegas, dan jaga integritas,” pintanya.
Selain penekanan pada moral dan etika kerja, Zoztafia juga meminta para Kepala KUA untuk secara kontinyu meningkatkan kompetensi personal yang dapat dinilai langsung oleh masyarakat, serta menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan. Ia menegaskan Kemenag hadir di masyarakat dalam banyak hal untuk menyelesaikan masalah, terutama dalam pelayanan keagamaan. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





