Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Kota Tanjungpinang kembali menunjukkan potensinya sebagai magnet investasi di Kepulauan Riau.
Berdasarkan data resmi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, realisasi investasi pada semester pertama 2025 mencapai Rp452 miliar.
Angka ini nyaris menyamai capaian investasi sepanjang tahun 2024 yang sebesar Rp482,96 miliar. Wow, hampir setara dalam waktu setengah tahun saja!
Rincian Investasi Semester I 2025
Pada triwulan pertama 2025, investasi di Tanjungpinang mencatatkan angka sekitar Rp283 miliar, dengan kontribusi dari:
– Penanaman Modal Asing (PMA): Rp1,9 miliar
– Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp281,2 miliar
Namun, pada triwulan kedua, realisasi investasi sedikit melambat menjadi Rp168,9 miliar, dengan rincian:
– PMA: Rp348 juta
– PMDN: Rp168,6 miliar
Meski ada penurunan di triwulan kedua, pencapaian ini tetap menunjukkan performa yang solid. Data ini diumumkan secara transparan melalui akun Instagram resmi @dpmptsp_tanjungpinang, membuktikan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kepercayaan investor.
Bandingkan dengan 2024: Nyaris Setara!
Sepanjang tahun 2024, Tanjungpinang mencatatkan realisasi investasi Rp482,96 miliar, dengan rincian:
– PMDN: Rp420,48 miliar
– PMA: Rp62,47 miliar
Dengan capaian semester I 2025 yang hampir menyamai total investasi 2024, Tanjungpinang membuktikan diri sebagai destinasi investasi yang menjanjikan.
Namun, apa penyebab penurunan di triwulan kedua? Sayangnya, belum ada penjelasan resmi terkait hal ini.
Potensi FTZ Tanjungpinang: Bersaing di Kawasan BBK
Tanjungpinang memiliki keunggulan strategis dengan keberadaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) di Senggarang dan Dompak.
FTZ Tanjungpinang merupakan bagian dari kawasan BBK (Batam, Bintan, Karimun), yang dikenal sebagai pusat investasi di Kepulauan Riau.
Namun, jika dibandingkan dengan Kabupaten Bintan, capaian Tanjungpinang masih tertinggal jauh.
Pada semester I 2025, Bintan berhasil meraup investasi hingga Rp8,596 triliun—hampir 20 kali lipat dari Tanjungpinang!
Keberhasilan Bintan didukung oleh kinerja agresif Dinas PMPTSP setempat yang menciptakan banyak sekali aplikasi untuk memudahkan layanan kepada calon investor dan investor. Hal ini bisa jadi inspirasi bagi Tanjungpinang untuk terus berbenah.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meski menghadapi penurunan di triwulan kedua, potensi Tanjungpinang sebagai pusat investasi tetap besar. Dengan status FTZ dan lokasi strategis di kawasan BBK, kota ini memiliki peluang untuk menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun asing.
Pemerintah kota perlu mengidentifikasi faktor penyebab penurunan investasi dan memperkuat promosi untuk mengejar ketertinggalan dari daerah tetangga seperti Bintan.
Yuk, Pantau Perkembangan Investasi Tanjungpinang!
Ingin tahu lebih banyak tentang perkembangan investasi di Tanjungpinang? Ikuti terus update terbaru melalui akun Instagram @dpmptsp_tanjungpinang.
Dengan transparansi data dan potensi FTZ yang menjanjikan, Tanjungpinang siap melesat sebagai destinasi investasi unggulan di Kepulauan Riau! (syf)
Editor Yusfreyendi





