Sabtu, 6 Juni 2026

Realisasi Investasi Tanjungpinang 2025 Capai Rp452 Miliar di Semester I, Hampir Samai Rekor 2024!

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Kota Tanjungpinang kembali menunjukkan potensinya sebagai magnet investasi di Kepulauan Riau. 

Berdasarkan data resmi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, realisasi investasi pada semester pertama 2025 mencapai Rp452 miliar. 

Angka ini nyaris menyamai capaian investasi sepanjang tahun 2024 yang sebesar Rp482,96 miliar. Wow, hampir setara dalam waktu setengah tahun saja! 


Rincian Investasi Semester I 2025

Pada triwulan pertama 2025, investasi di Tanjungpinang mencatatkan angka sekitar Rp283 miliar, dengan kontribusi dari:  

– Penanaman Modal Asing (PMA): Rp1,9 miliar  

– Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp281,2 miliar  

Namun, pada triwulan kedua, realisasi investasi sedikit melambat menjadi Rp168,9 miliar, dengan rincian:  

– PMA: Rp348 juta  

– PMDN: Rp168,6 miliar  

Meski ada penurunan di triwulan kedua, pencapaian ini tetap menunjukkan performa yang solid. Data ini diumumkan secara transparan melalui akun Instagram resmi @dpmptsp_tanjungpinang, membuktikan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kepercayaan investor.

Bandingkan dengan 2024: Nyaris Setara!

Sepanjang tahun 2024, Tanjungpinang mencatatkan realisasi investasi Rp482,96 miliar, dengan rincian:  

– PMDN: Rp420,48 miliar  

– PMA: Rp62,47 miliar  

Dengan capaian semester I 2025 yang hampir menyamai total investasi 2024, Tanjungpinang membuktikan diri sebagai destinasi investasi yang menjanjikan. 

Namun, apa penyebab penurunan di triwulan kedua? Sayangnya, belum ada penjelasan resmi terkait hal ini. 

Potensi FTZ Tanjungpinang: Bersaing di Kawasan BBK

Tanjungpinang memiliki keunggulan strategis dengan keberadaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) di Senggarang dan Dompak. 

FTZ Tanjungpinang merupakan bagian dari kawasan BBK (Batam, Bintan, Karimun), yang dikenal sebagai pusat investasi di Kepulauan Riau.

Namun, jika dibandingkan dengan Kabupaten Bintan, capaian Tanjungpinang masih tertinggal jauh. 

Pada semester I 2025, Bintan berhasil meraup investasi hingga Rp8,596 triliun—hampir 20 kali lipat dari Tanjungpinang! 

Keberhasilan Bintan didukung oleh kinerja agresif Dinas PMPTSP setempat yang menciptakan banyak sekali aplikasi untuk memudahkan layanan kepada calon investor dan investor. Hal ini bisa jadi inspirasi bagi Tanjungpinang untuk terus berbenah.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meski menghadapi penurunan di triwulan kedua, potensi Tanjungpinang sebagai pusat investasi tetap besar. Dengan status FTZ dan lokasi strategis di kawasan BBK, kota ini memiliki peluang untuk menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun asing. 

Pemerintah kota perlu mengidentifikasi faktor penyebab penurunan investasi dan memperkuat promosi untuk mengejar ketertinggalan dari daerah tetangga seperti Bintan.

Yuk, Pantau Perkembangan Investasi Tanjungpinang!

Ingin tahu lebih banyak tentang perkembangan investasi di Tanjungpinang? Ikuti terus update terbaru melalui akun Instagram @dpmptsp_tanjungpinang. 

Dengan transparansi data dan potensi FTZ yang menjanjikan, Tanjungpinang siap melesat sebagai destinasi investasi unggulan di Kepulauan Riau! (syf)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Jupiter Aerobatic Team Disambut Meriah di Kalimantan Selatan, Ribuan Warga Padati Open Base Lanud Sjamsudin Noor

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menyambut kedatangan Jupiter Aerobatic Team (JAT) di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kamis (4/6/2026). Foto - Pen Lanud Sjamsudin Noor

Kemnaker Gandeng Boga Group Buka Lowongan Kerja Lansia, Usia 60 Tahun ke Atas Berpeluang Kembali Bekerja

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menyampaikan peluncuran Program Lansia Aktif di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto - Biro Humas Kemnaker

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI