Sabtu, 29 November 2025

Prabowo Reshuffle 5 Menteri, Lantik Menteri Baru di Kementerian Haji dan Umrah

Tayang:


Suarasiber.com (Jakarta) – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan besar Kabinet Merah Putih. Lima menteri diganti, sementara satu kementerian baru yaitu Kementerian Haji dan Umrah resmi lahir dengan pelantikan menteri dan wakil menterinya, Senin 8/9/2025.

Inilah 5 Menteri Berganti

Berdasarkan Keppres No. 86P/2025, berikut daftar perubahan kabinet yang diumumkan di Istana Negara, Jakarta, Senin sore:


  • Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati diganti oleh Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Menko Polhukam: Budi Gunawan diberhentikan. Untuk sementara, Sjafrie Sjamsoeddin ditunjuk sebagai pejabat ad interim guna memastikan koordinasi politik, hukum, dan keamanan tetap berjalan.
  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin.
    Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi diganti oleh Ferry Juliantono.
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora): Dito Ariotedjo diberhentikan. Penggantinya akan diumumkan kemudian.

Kementerian Haji dan Umrah Resmi Berdiri
Selain pergantian menteri, Presiden Prabowo juga melantik pejabat pertama di Kementerian Haji dan Umrah, sebuah lembaga baru yang sebelumnya hanya berupa badan di bawah Kementerian Agama.

  • Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan).
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak.

Kementerian ini diharapkan menjadi pusat pelayanan khusus bagi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, mengingat besarnya jumlah jamaah Indonesia setiap tahunnya.

Fokus Pemerintah: Ekonomi, Keamanan, dan Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa reshuffle ini merupakan hasil evaluasi berkelanjutan demi mempercepat kerja pemerintah.

Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan optimismenya terkait arah ekonomi Indonesia:

“Pertumbuhan tinggi bukan hal mustahil. Pemerintah bersama sektor swasta akan berkolaborasi penuh untuk mencapainya,” ujarnya usai dilantik.

Sementara itu, penunjukan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polhukam ad interim dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika politik regional dan global.

Reshuffle jilid pertama era Prabowo ini menjadi sorotan luas karena menyentuh kementerian strategis seperti keuangan, polhukam, dan pemuda olahraga, serta menandai lahirnya Kementerian Haji dan Umrah yang menjadi tonggak baru pelayanan umat.

Pergeseran ini sekaligus menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mempercepat reformasi birokrasi, memperkuat fondasi ekonomi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (***/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

KJK Resmi Bentuk LBH, Siap Berikan Pendampingan Hukum Gratis bagi Wartawan dan Masyarakat Kepri

Suarasiber.com (Tanjungpinang) — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) resmi membentuk...

Paguyuban Lender DSI Gelar Pertemuan Penting Bahas Penyelesaian Dana Tertahan, Total Laporan Capai Rp 900 Miliar

Suarasiber.com (Jakarta) — Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (DSI)...

Ini 3 Penyebab Ady Indra Pawennari Laporkan Lagi Beritakepri.id ke Dewan Pers

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Sengketa pemberitaan antara Ady Indra Pawennari...

Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) Hadirkan Kepedulian bagi Anak Panti Tanjungpinang

Suarasiber.com (Tanjungpinang) — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menunjukkan kepedulian...