Suarasiber.com (Bintan) – Pemerintah Kabupaten Bintan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat kolaborasi strategis demi mewujudkan data statistik yang akurat, valid, dan terbarui. Sinergi yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir kembali dipertegas melalui Launching Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) 2025 yang disejalankan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Pada 2024 lalu, Pemkab Bintan juga telah meluncurkan program Desa CANTIK bagi 36 desa. Kini, program serupa menyasar kelurahan sebagai langkah memperluas jangkauan pembinaan statistik di wilayah Bintan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menegaskan pentingnya konsep “Satu Data” sebagai landasan penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan mulai dari lurah, kepala desa, camat, hingga RT/RW untuk mendukung penuh pelaksanaan program ini.
“Cinta Statistik adalah pondasi utama dalam perumusan kebijakan. Kita butuh data yang valid, terkini, dan akurat. Lurah dan kepala desa harus benar-benar serius menjalankan kolaborasi ini,” ujar Roby usai mengukuhkan Agen Statistik Kelurahan, Senin (11/8/2025) di Aula Bandar Seri Bentan.
Roby juga mengimbau agar perangkat wilayah terlibat aktif pada Sensus Ekonomi mendatang. Menurutnya, pendekatan humanis penting dilakukan agar masyarakat merasa nyaman dan memberikan informasi yang jujur.
BPS Bintan sendiri sejak tahun lalu telah membina empat kelurahan: Kelurahan Toapaya Asri (Kecamatan Toapaya), Kelurahan Kawal (Kecamatan Gunung Kijang), Kelurahan Tembeling Tanjung (Kecamatan Teluk Bintan), dan Kelurahan Kota Baru (Kecamatan Teluk Sebong). Pada triwulan IV tahun ini, pembinaan akan diperluas ke 11 kelurahan lainnya, sehingga seluruh kelurahan di Bintan terintegrasi dalam konsep sensus sektoral.
Kepala BPS Bintan, Nur Ikhlas, mengungkapkan bahwa Kelurahan Toapaya Asri menjadi wakil Bintan di ajang kompetisi Kelurahan/Desa Cinta Statistik tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan berpeluang melaju ke tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, memberikan apresiasi atas keberhasilan Sensus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan yang menjadi percontohan pembahasan dalam Rapat Terbatas bersama Presiden RI.
“Keberhasilan ini tercapai karena dukungan penuh Pemerintah Daerah yang memudahkan langkah BPS dalam melaksanakan sensus tepat waktu dan efektif,” tutup Margaretha. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





