Suarasiber.com (Tanjung Uban) – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kepulauan Riau, Drs. Huzaifah Dadang AG, M.S, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah Tanjung Uban pada Senin (21/7/2025). Acara pembukaan ini menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi peserta didik baru dalam menapaki jenjang pendidikan kejuruan berbasis nilai-nilai Islam dan keunggulan karakter.Senin 21 /7/2025.
Dalam sambutannya, Ketua PWM Kepri menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, dan semangat belajar sejak hari pertama di sekolah. Ia juga mendorong seluruh siswa untuk menjadikan SMK Muhammadiyah sebagai tempat tumbuhnya generasi unggul, beriman, dan berdaya saing tinggi di dunia kerja maupun perguruan tinggi.
“SMK Muhammadiyah bukan hanya tempat menimba ilmu teknis, tetapi juga wadah pembentukan karakter Islami yang kuat. Anak-anak kita harus siap menghadapi masa depan dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak yang mulia,” ujarnya di hadapan ratusan siswa dan guru.
Kegiatan MPLS ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dengan berbagai agenda, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, hingga pembinaan spiritual melalui kegiatan keagamaan.
Kepala SMK Muhammadiyah Tanjung Uban menyambut baik kehadiran Ketua PWM Kepri dan menegaskan komitmen sekolah dalam membimbing siswa menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter.
MPLS tahun ini mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Belajar dan Akhlak Mulia di Era Digital” yang selaras dengan visi Muhammadiyah dalam mencetak kader-kader umat dan bangsa.
Acara pembukaan MPLS turut dihadiri oleh pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bintan, para guru, staf, serta orang tua siswa. Suasana khidmat dan penuh semangat tampak menyelimuti kegiatan tersebut, terutama ketika para siswa baru menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya dengan lantang.
Selain sambutan dan pembukaan resmi, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat yang menekankan pentingnya menjaga akhlak dan adab sebagai pelajar Muhammadiyah. Ketua PWM Kepri juga mengapresiasi peran SMK Muhammadiyah Tanjung Uban dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Bintan.
“Sekolah Muhammadiyah harus menjadi garda terdepan dalam mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga berjiwa sosial dan religius. Inilah ciri khas pelajar Muhammadiyah,” tambahnya.
Dengan dimulainya MPLS ini, diharapkan seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





