Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, hingga kini belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan program seragam gratis bagi siswa SD dan SMP pada tahun ajaran 2025–2026.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap efektivitas serta keberlanjutan program tersebut.
“Masih kami evaluasi. Belum bisa dipastikan apakah program ini dilanjutkan, namun mudah-mudahan tetap bisa berjalan, InsyaAllah,” ujar Iskandarsyah saat diwawancarai di sela acara di Mapolres Karimun.
Program ini sebelumnya diluncurkan dengan tujuan membantu meringankan beban ekonomi orang tua murid, khususnya dalam pengadaan seragam sekolah. Masyarakat, terutama para wali murid, menyambut baik inisiatif tersebut.
Namun, Iskandarsyah menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah fokus pada penyelesaian kewajiban utang yang menjadi catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Rekomendasi dari BPK jelas: utang-utang yang ada harus diselesaikan secepatnya. Jadi, itu yang saat ini menjadi prioritas utama,” jelasnya, melansir Batamnews.
Kondisi keuangan daerah pun menjadi faktor penentu apakah program bantuan seragam ini dapat dilanjutkan atau tidak. Pemerintah akan mengambil keputusan setelah seluruh aspek dievaluasi secara menyeluruh. (***)
Editor Yusfreyendi





