Suarasiber.com (Anambas) – Suhardi, warga RT.05 Terdun Desa Rewak, Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi korban angin kencang. Atap rumahnya terbang terangkat angin yang kuat bertiup, Kamis (20/3/2025) lalu.
Menurut keterangan Suhardi kepada suarasiber.com, kejadian berlangsung pukul 02.30 WIB. Saat itu ia bersama anggota keluarganya terlelap tidur.
Tiba-tiba anaknya yang berumur 7 tahun menangis karena kakinya tertimpa lembaran atap seng yang jatuh. Suhardi mengatakan malam kejadian angin memang bertiup kencang.
“Tiba-tiba saja ada angin kuat, sebelumnya belum pernah ada kejadian seperti ini,” tuturnya.
Ia mengalami kerugian sekitar Rp4 juta. Suhardi pun meminjam uang kepada tetangganya untuk membeli asbes. Dibantu tetangganya, atap rumah Suhardi pun dipasang secara gotong royong.
Salah satu anggota DPRD Anambas, Sukran turun untuk meninjau kondisi dan menyerahkan bantuan, 22 Maret 2025. Ia menyayangkan belum adanya BPBD yang turun ke lokasi.

“Ini memang modelnya mau viral dulu, kalau gak viral senyap aja macam gitu, selambe,” tutur Sukran sambil meminta agar badan tersebut lebih aktif lagi.
Kades Rewak, Deva Syafutra yang dijumpai di tempat terpisah berharap agar warganya itu mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
“Agar dapat membantu meringankan beban warga, serta menyalurkan dan rehab bangunan terdampak bencana alam,” ungkap Kades yang sudah turun ke rumah Suhardi. (robi)
Editor Yusfreyendi





