Sabtu, 29 November 2025

Penyengat Disiapkan Menjadi Percontohan Gerakan Wisata Bersih

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan dijadikan lokasi percontohan atau pilot project Gerakan Wisata Bersih. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, saat melakukan kunjungan kerja ke pulau tersebut, Senin (30/12/2024).

“Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk wisata sejarah dan religi. Cerita-cerita sejarahnya sangat kaya, sehingga storytelling di sini harus diperkuat agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan,” kata Ni Luh Puspa.

Dalam kunjungan itu, Wamenpar meninjau sejumlah destinasi wisata, seperti Masjid Raya Sultan Riau, Bukit Kursi, dan kompleks makam Engku Puteri Raja Hamidah. Ia memuji infrastruktur seperti dermaga dan jalan menuju situs yang dinilainya sudah baik, tetapi masih ada kekurangan yang perlu dibenahi.


“Toilet masih terbatas, dan pengelolaan sampah di TPS 3R terkendala kurangnya daya listrik. Hal ini harus segera ditangani agar fasilitas di destinasi ini semakin optimal. Saya sudah menyampaikan hal ini agar pemerintah daerah dan pusat dapat bekerja sama mengatasinya,” ujar Wamenpar, dilansir dari rilis Diskominfo Tanjungpinang.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, menambahkan perlunya perlengkapan penunjuk arah di setiap destinasi wisata. “Tanda-tanda ini penting agar wisatawan dapat menjelajahi lokasi secara mandiri, meski ada pemandu,” jelasnya.

Gerakan Wisata Bersih, lanjut Hariyanto, akan menjadi gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan melibatkan mitra strategis dari kementerian/lembaga seperti Kemendagri, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, serta mitra industri, swasta, dan BUMN melalui program CSR-nya.

“Beberapa mitra strategis sudah menyatakan komitmennya. Pada saat peluncuran nanti, akan ada pernyataan bersama untuk mendukung gerakan Wisata Bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengapresiasi dukungan Kemenpar yang memilih Pulau Penyengat sebagai lokasi pilot project Gerakan Wisata Bersih.

“Ada beberapa fasilitas yang perlu kami benahi, seperti sarana kesehatan, penambahan toilet, pengelolaan TPS 3R, tanda penunjuk arah, dan perahu ranjau untuk memungut sampah di laut. Kami sudah menginventarisasi kebutuhan tersebut, dan Alhamdulillah Kemenpar siap membantu,” ujar Nazri.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai percontohan wisata bersih yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Kami sudah menyediakan tempat sampah terpilah, namun masyarakat perlu didorong untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Nazri.

Turut mendampingi Wamenpar dan rombongan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti, beserta jajaran Disbudpar Kota Tanjungpinang, camat, lurah, dan tokoh masyarakat setempat. (***)

Editor Ady Indra P

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Dua ASN PPPK Terseret Peredaran Ganja, Satresnarkoba Tanjungpinang Bekuk Tiga Tersangka

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang kembali...

IKM Kepri Pimpin Gerakan Besar Peduli Sumbar, Posko Bantuan Dibuka hingga 5 Desember

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Ikatan Keluarga Minangkabau Kepulauan Riau (IKM...

UMKM Bangkit! Desa Ekang Anculai Sajikan Festival Kuliner Tradisional dan Pawai Budaya 2025

Salah satu objek wisata di Ekang Anculai. Foto - Istimewa via Instagram travel_tanjungpinang

Festival Budaya Dunia Siap Digelar di Tanjungpinang, Dimeriahkan Wali Band

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Provinsi Kepulauan Riau resmi bersiap menyambut...