Suarasiber.com (Batam) – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga, minta Disperindag dan Pertamina tutup langsung SPBU nakal.
Hal itu disampaikan Ruslan dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait laporan masyarakat tentang takaran BBM SPBU yang tidak sesuai, Kamis (14/11/2024).
“Saya harap Disperindag dan Pertamina, tutup langsung SPBU – SPBU yang begitu. Tutup aja atau segel langsung. Jangan cuma dikasih denda. Saya tahu kok pengusaha SPBU ini banyak duit semua. Jangan hanya dikasih denda. Tutup langsung. Segel langsung,” tegas Ruslan.
Selain itu , Ruslan juga bertanya pada Disperindag terkait SPBU yang pernah bermasalah dan ditanganinya.
“Saya juga mau tanya ini, dari 37 SPBU, mana yang pernah bermasalah dan ditangani oleh disperindag? ” tanya Ruslan lagi.

Ruslan juga mengatakan kalau pihaknya juga masih bertanya – tanya Kenapa SPBU masih saja membuat kenakalan.
“Saya juga mau tanya, Masih bertanya – tanya ini. Kenapa SPBU masih saja berani membuat kenakalan. Jangan mempermainkan pelanggan kita. Itu bisa merugikan pelanggan,” lanjutnya.
Dalam RDP tersebut, Ruslan betul – betul menyoroti tajam dugaan kecurangan SPBU dalam pengisian BBM sehingga menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap masalah itu.
Bahkan Ruslan juga menyoroti adanya suatu kelalaian di tera ulang. Di mana tera itu sangat ketat tapi kenapa bisa masuk angin.
“Artinya , ada suatu kelalaian, Kalau memang tera itu satu tahun sekali, tapi kita mengisi bensin masuk angin. Itu berarti tidak sinkron. Tidak sesuai isinya. Pengisi bensin ribut, karena tidak sesuai takarannya. Kalau yang mengisi orangnya banyak duit, mungkin masih diam. Kalau yang mengisi itu uangnya pas – pasan dan berharap tidak dimainkan, ini bagaimana? Merugikan pelanggan,” cecar Ruslan.
Ruslan juga meminta para pengusaha SPBU harus pro aktif dan jangan hanya ingin untung besar. Tidak mau kerja sama dan tidak punya niat untuk membantu masyarakat.
Wakil rakyat ini benar-benar mengharapkan SPBU memperhatikan hak-hak konsumen, jangan sampai merugikan. (jas)
Editor Yusfreyendi





