Suarasiber.com – Marc Marquez harus menunggu 1.043 hari untuk memenangi balapan lagi (Aragon MotoGP) pekan lalu. Dan, menang dua kali hanya dalam waktu 7 hari di kandang Valentino Rossi, Misano, Minggu (8/9/2024).
Dua kemenangan ini membuat Marc Marquez punya 259 poin. Sekaligus mendekati poin pemimpin klasemen sementara Jorge Martin yang finish pada posisi 15 di Misano.
Saat ini, juara dunia 8 kali yang sekarang membalap bersama tim Gresini Ducati hanya berselisih 53 poin dengan Martin (312 poin). Dengan Bagnaia selisihnya 46 poin (305 poin).
Dengan 7 balapan tersisa musim ini, ada 4 pebalap yang berpeluang menjadi juara. Keempatnya, adalah Jorge Martin, Fransesco Bagnaia, Marc Marquez dan Enea Bastianini.
Bastiani yang ada di posisi 5 klasemen sementara hanya berjarak 9 poin dari Marc Marquez atau 62 poin dari Jorge Martin.
Usai kemenangan di Misano, Marc Marquez mengakui punya peluang di perebutan gelar Juara Dunia MotoGP 2024.
Dengan catatan dia tidak boleh lagu membuat kesalahan di babak kualifikasi, yang membuatnya harus start dari posisi 9 di San Marino.
“Kami tidak bisa gagal dalam klasifikasi di hari Sabtu (babak kualifikasi,” kata Marc Marquez.
Pada balapan di Misano, Marc Marquez start dari P 9. Saat tetesan rintik hujan turun, Marc mulai menggila. Semua anak didik Valentino Rossi yang ada di depannya disikat. Seperti Bastianini, Bezzecchi hingga Bagnaia.
Apes bagi kandidat utama juara dunia, Jorge Martin. Perjudiannya dengan mengganti motor saat rintik hujan mulai turun membuatnya terdampar di posisi 15.
Karena rintik-rintik itu berhenti atau tidak jadi hujan. Dan Martin pun harus puas dengan hanya 1 poin.
Martin berpeluang menjaga margin poinnya pada balapan berikutnya di sirkuit yang sama. Namun, nama balapannya tak lagi San Marino GP tapi Emilia-Rogmana GP.
Setelah itu balapan berlanjut di Pertamina GP Indonesia (27 – 29/9/2024). (syaiful)
Editor Yusfreyendi





