Suarasiber.com – Tim BPBD Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan penghitungan dan mencatat bahwa kerugian materi akibat angin puting beliung di tiga kelurahan di Karimun mencapai Rp 4,9 miliar.
Kerugian tersebut karena banyak banyak rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, hingga berat. Bahkan sejumlah gerobak dan kios pedagang juga disapu angin.
Angka tersebut masih sementara, karena penghitungan masih berlangsung. Hal ini disampaikan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, usai menyerahkan bantuan 188 paket sembako untuk korban, Minggu (19/5/2024).
Melansir batamnews, bencana alam ini menerjang tiga wilayah di Karimun yaitu Kelurahan Baran Barat, Baran Timur, dan Sungai Lakam Barat. Sedikitnya 196 bangunan rusak.
Mengenai bantuan terhadap para korban bencana angin puting beliung, nantinya akan dibagi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah, serta dari pengumpulan donasi dari OKP di Karimun.
Kepala BPBD Provinsi Kepri, Muhammad Hasbi, mengatakan bantuan tentunya tidak sebesar nilai kerugian yang dialami. Sesuai Pergub, ada batas nilai maksimal untuk bantuan.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad telah menginstruksikan agar bantuan bisa disalurkan dalam 10 hari sejak musibah terjadi.
Namun Hasbi menambahkan, itu tergantung data yang masuk. Semakin cepat masuk semakin cepat diproses. Bantuan akan diserahkan ke tangan warga korban angin melalui rekening masing-masing. (syaiful)
Editor Ady Indra P





