Sabtu, 6 Juni 2026

Ansar: Agama Bagian Tak Terpisahkan Dalam Kemajuan Bangsa

Tayang:


Suarasiber.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau fokus terhadap pembinaan keumatan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan daerah.

“Harus kita ketahui bahwa agama dan berbagai perangkatnya adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan bangsa,” kata Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad SE MM, Minggu (24/3).

Berbagai program telah dilaksanakan Pemprov Kepri dalam upaya pembinaan keumatan. Mulai dari pemberian bantuan dana insentif bagi perangkat kegamaan, dana hibah untuk rumah ibadah dan menempatkan mubaligh di daerah terpencil (hinterland).


Pemprov Kepri telah memberikan bantuan dana insentif kepada Tim Pembinaan dan Pengawasan Keagaaman Kabupaten/Kota se Provinsi
Kepulauan Riau yang terdiri dari guru TPQ,
penyuluh non ASN dan pemuka agama.

Tahun 2023, total  anggaran yang diserahkan sebesar Rp14,9 miliar kepada kepada 12.417 guru TPQ, penyuluh non ASN dan pemuka agama.

Jumlahnya mengalami peningkatan menjadi Rp17,4 miliar kepada penerima yang juga meningkat menjadi 14.517 orang.

Kemudian pembinaan keumatan juga dilakukan melalui upaya peningkatan fasilitas peribadatan. Tahun 2023, Pemprov Kepri menyalurkan dana hibah sebesar Rp 94,4 miliar kepada 940 rumah ibadah.

Dan di tahun 2024, jumlah dana hibah kepada Rumah ibadah meningkat menjadi Rp107,9 miliar untuk 839 rumah ibadah.

“Pemberian dana hibah pada tahun 2024 ini lebih difokusken di kawasan pesisir dan pulau-pulau. Ini untuk penyeragaman performa rumah ibadah di Kepulauan Riau,” ungkap Gubernur Ansar.

Peningkatan pemahaman keagamaan warga di kawasan hinterland juga menjadi perhatian Gubernur Ansar Ahmad melalui program Mubaligh Hinterland.

Pemprov Kepri melalui program ini telah menempatkan sebanyak 50 mubaligh di kawasan hinterland di tujuh kabupaten/kota. Untuk program ini Pemprov Kepri menganggarkan dana sebesar Rp2,5 miliar.

“Evaluasi menyatakan bahwa program ini sangat efisien dalam upaya peningkatan pemahaman warga terhadap agama. Dan masyarakat di kawasan hinterland yang saya temui menyatakan sangat membutuhkan keberadaan mubaligh,” pungkas Gubernur Ansar. (*)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa