Kamis, 4 Juni 2026

Pengguna Rumah Singgah Pemprov Kepri Membeludak, Pasien Baru Harus Antre

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber.com) – Sejak diresmikan, animo masyarakat Kepri dalam memanfaatkan fasilitas rumah singgah Mahligai Keris di Batam dan Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta terus meningkat. Sehingga dalam pelaksanaan pelayanan perlu dilakukan evaluasi demi pelayanan yang lebih baik.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara memimpin Rapat Evaluasi terhadap pelayanan dan fasilitas kedua Rumah Singgah tersebut di Ruang Rapat Sekda, Lt.3, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (19/09).

Sejak pertama kali diresmikan pada 10 Agustus lalu hingga saat ini, Rumah Layanan Singgah ‘Mahligai Keris’ di Kota Batam telah melayani sebanyak 36 pasien dimana 27 pasien telah selesai menjalani pengobatan.


Sedangkan Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta sejak diresmikan pada Bulan Mei lalu, telah melayani 84 pasien dan 59 pasien telah dinyatakan selesai menjalani pengobatan.

Dalam kesempatan ini Sekdaprov Adi meminta agar seluruh pegawai rumah singgah serta instansi yang terlibat didalamnya untuk fokus menfasilitasi segala kebutuhan dalam pengelolaan Rumah Singgah tersebut.

Kemudahan akses dan pelayanan yang baik yang diberikan membuat tingginya antusias masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Yang sudah baik ini agar dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Karena pada dasarnya tugas utama kita ialah melayani masyarakat. Segala kendala yang terjadi harap disusun penyelesaiannya sesegera mungkin. Lakukan koordinasi secara kontinyu,” pinta Adi.

Adi juga mengarahkan untuk segera membentuk Tim Pengelolaan Rumah Singgah, dan kembali akan melakukan rapat evaluasi secara rutin.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Yosei Susanti, selaku penanggungjawab pengelolaan Rumah Singgah Provinsi Kepri menyampaikan dalam rapat, bahwa rumah singgah Jakarta selalu penuh oleh masyarakat yang akan merujuk penyakitnya ke Tumah Sakit yang ada di Jakarta.

Saat ini, lapornya, terdapat 22 pasien yang sedang memanfaatkan Rumah Singgah Jakarta dengan 29 pendampingnya. Sehingga ketika ada pasien baru yang akan masuk terpaksa harus antre.

“Saat ini fasilitas rumah singgah di Jakarta dan Batam kami laporkan selalu dipenuhi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Artinya fasilitas Rumah Singgah tersebut benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Jumlah antrian yang masuk saat ini sudah mencapai ratusan, dan mereka harus menunggu ada kamar yang kosong,” ujar Yosei.

Turut hadir dalam rapat ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M. Bisri, perwakilan Badan Penghubung Provinsi Kepri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi, perwakilan Biro Umum Kepri, dan pihak-pihak terkait lainnya. (mit)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri