Kamis, 4 Juni 2026

Gubernur Ansar Naikkan Insentif PTK NoN ASN Rp100 Ribu Per Bulan

Tayang:


Suarasiber.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengawali kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karimun dengan menyerahkan bantuan insentif kepada beberapa kelompok dan masyarakat di Gedung Serbaguna Nilam Sari Komplek Perkantoran Kantor Bupati Karimun, Minggu (16/4).

Adapun bantuan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Ansar di antaranya kepada Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Posyandu, Insentif Guru Pendidikan Keagamaan Non Formal, Penyuluh Non ASN, Pemuka Agama Tetap Pada Rumah Ibadah, dan Guru SMA/SMK/SLB Swasta.

Acara juga disejalankan dengan Penandatangan Surat Perjanjian Kerja (SPK) PTK Non ASN Tahun 2023. Untuk membangun semangat, Gubernur Ansar memutuskan menaikkan insentif sebesar Rp100 ribu per bulan.


Sebagai informasi, Di Kabupaten Karimun pada tahun anggaran 2023 terdapat sebanyak 1.085 RT dan 390 RW yang diserahkan bantuan dengan total anggaran sebesar Rp1,7 Miliar, 42 BPD
dengan anggaran Rp336 Juta, 207 Posyandu dengan anggaran Rp1,035 Miliar, Pendidikan Keagamaan Non Formal, Penyuluh Non ASN, Pemuka Agama Tetap Pada Rumah Ibadah dengan 1.789 penerima dengan total sebesar Rp2,14 Miliar, dan Guru SMA/SMK/SLB Swasta sebesar Rp308 Juta dengan 154 orang penerima.

Gubernur Ansar mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan yang ke 25. Ia mendoakan seluruh hadirin untuk dapat tetap istoqomah melanjutkan sampai akhir ramadhan.

“Kita berdoa semoga mendapat predikat kemuliaan di sisi Allah SWT, predikat paripurna dan terukur kesolehannya,” harap Gubernur Ansar.

Kemudian Gubernur Ansar menjelaskan penyerahan bantuan terhadap kelompok masyarakat dan komponen masyarakat ini adalah bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepri atas kinerja yang telah dilakukan selama ini.

“Kita akan merasionalisasi kembali jumlah keseluruhan penerima bantuan karena jumlah semuanya berdasarkan data dari kabupaten kota yang akan kita anggarkan di APBD perubahan,” ucapnya.

Gubernur berharap APBD Kepri dapat terus meningkat. Dengan APBD yang saat ini sangat terbatas yakni Rp3,8 triliun, di mana sebesar Rp1,4 triliun telah dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan.

“Sebagian besar di Batam karena institusi pendidikan lebih banyak di sana. Sisanya kita membangun 7 kabupaten kota, kami akan terus menjaga agar tidak ada kesenjangan, maka kita dorong semua bekerja lebih baik lagi,” jelasnya.

Terakhir, Gubernur Ansar mengajak memaknai Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan bagi orang yang telah melaksanakan ibadah puasa sampai akhir ramadan.

“Kami akan bekerja keras agar ekonomi membaik. Jangan memaksanakan diri untuk membeli yang tidak bermanfaat  sehingga kita tidak berhutang agar idul fitri ini kita lebih sederhana,” Pungkas Gubernur Ansar.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Anggota DPRD Kepri M. Taufik, Tim Percepatan Pembangunan Suyono, Widya Iswara Utama Lamidi, Asisten 1 T.S. Arif Fadillah, dan para Kepala OPD Pemprov Kepri. (ca/***)

Editor Ady Indra P

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Seleksi Majelis Masyayikh 2026–2031 Dibuka, Kemenag Cari Tokoh Pesantren Terbaik Penjaga Mutu Pendidikan Nasional

Suarasiber.com - Proses seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh...

Kampung Literasi Pekijing di Serang Jadi Inspirasi Nasional, Buku Hadir di Depan Rumah Warga

Suarasiber.com - Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi...

MPR Minta Maaf soal Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Juri dan MC Dinonaktifkan

Suarasiber.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan permintaan...

Kepri Punya Laboratorium Khazanah Melayu, STAIN SAR Resmi Hadirkan Pusat Kajian Budaya

Suarasiber.com - Kabar baik datang dari Kepulauan Riau bagi...