Kamis, 4 Juni 2026

Panic Buying Melanda Kota Tanjungpinang, Pemerintah Diminta Hadir di Tengah Masyarakat

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Kepanikan terjadi pada sejumlah warga Kota Tanjungpinang, pascapenetapan wabah virus corona atau covid-19. Dan, adanya pengumuman libur sekolah.

Sejumlah tempat perbelanjaan diserbu sejak, Minggu (15/3/2020) dan berlanjut hingga, Senin (16/3/2020).

“Saya ke Pasaraya 21, kemarin (Minggu, 15/3/2020) dan melihat warga memborong habis-habisan stok kebutuhan pokok. Tadi pas ke sana, ternyata aksi borong masih berlanjut,” kata praktisi hukum di Tanjungpinang Dr Edy Rustandi SH kepada suarasiber.com, Senin (16/3/2020).


Hal senada disampaikan anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua. Sama seperti disampaikan Edy Rustandi, Rudi juga melihat aksi panic buying di Pasaraya 21. Dan, membuat rak-rak tempat barang sudah kosong.

Bukan hanya bahan makanan pokok, warga juga memborong cairan pencuci tangan (hand sanitizer) dan masker.

Suarasiber yang mencoba menanyakan stok kedua barang tersebut di Kimia Farma Batu 5 mendapatkan jawaban jika ketersediaan barang kosong.

“Maaf, ya, pak,” ujar seorang siswa magang sambil menelangkupkan kedua telapak tangannya di dada tanda minta maaf.

Pemerintah Diminta Hadir di Tengah Masyarakat

Kedua tokoh muda di Provinsi Kepri ini sepakat, aksi panic buying ini tidak perlu dilakukan. Namun, diperlukan penjelasan atau imbauan resmi dari Pemda. Agar, warga tetap tenang menyikapi wabah covid-19 ini.

“Panic buying mendadak ini berpotensi memicu kelangkaan barang. Yang dampaknya akan mengakibatkan harga melonjak sesuai hukum pasar,” kata Rudi Chua.

Sementara Edy Rustandi, meminta Pemko Tanjungpinang melalui dinas terkait harus lebih aktif turun ke masyarakat. Bukan cuma untuk menenangkan masyarakat. Tapi juga menghadirkan pemerintah di tengah masyarakat.

“Hadirlah di tengah masyarakat yang sedang kesulitan dan kebingungan. Sulit mendapat air bersih, bingung dengan wabah covid-19,” tegas Edy. (mat) 

Rak barang sembako sudah kosong di Pasaraya 21 akibat panic buying sejumlah warga Kota Tanjungpinang. F ist

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Ombudsman RI Selidiki Tata Kelola Program Internsip Dokter Usai Sejumlah Dokter Muda Meninggal

Suarasiber.com - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) melakukan Investigasi Atas...

Koops TNI Papua Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Sembako untuk Warga Kampung Iwaka

Suarasiber.com (Mimika) — Komando Operasi (Koops) TNI Papua kembali...

Reaksi Cepat Tim BPBD dan Damkar, Cegah Banyak Korban Tumpahan Oli

Suarasiber.com (Tanjungpinang) -- Untuk kali ke sekian, tim BPBD,...