Minggu, 30 November 2025

Tolong Aku dan Anak-anakku, Lalu Lilawati Pun Meninggal

Tayang:


NATUNA (suarasiber.com) – Warga di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara tiba-tiba dikagetkan ledakan seperti bunyi peluru, Senin (12/2/2018). Lilawati (36) yang tengah membakar ikan tiba-tiba juga terluka parah.

Saksi mata, Fani, kejadian itu terjadi kira-kira pukul 12.00 WIB, di dapur Lilawati. Saat itu Lila, begitu korban disapa tetangganya, sedang membakar ikan hasil tangkapan suaminya. Ikan itu rencananya untuk lauk makan siang.

Tiba-tiba Fani mendengar suara ledakan yang menurutnya suaranya keras. “Seperti ledakan peluru,” tutut Fani, yang ditemui suarasiber.com di RSUD Natuna.


Bukan hanya Fani, warga yang kebetulan berada dekat rumah Lila pun mendengar ledakan tersebut. Mereka segera mendatangi rumah Lila.

Saat kejadian berlangsung, anggota keluarga Lila ada di rumah. Suami beserta keempat anaknya berada di ruangan lain, hanya Lila di dapur.

Yang dilihat Fani saat mendatangi rumah Lila, tetangganya itu mengalami luka yang parah. Di bagian perut ada lubang, bagian lengan juga berlubang dan hal serupa terlihat di dada.

Lila segera dilarikan ke RSUD Natuna. Fani yang ikut di dalam mobil menceritakan, perjalanan bisa memakan waktu 1,5 jam. Namun sesampai di Simpang Lampu Merah Ranai, Lila berkata.

“Tolong aku. Tolong anak-anakku,” ujar Fani menirukan ucapan Lila.

Setelah itu suasana hening di atas mobil. “Saya lihat kulit Lila sudah pucat,” sambung Fani.

Kabag Umum RSUD Natuna, Harfen, membenarkan adanya korban ledakan yang dirawat. Berdasarkan keterangan dokter yang menanganinya, korban sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Pihak RSUD tetap melakukan resusitasi (penanganan pertama) di UGD meskipun korbannya telah dinyatakan meninggal. Sementara visum, Harfen menjelaskan tidak melakukannya sepanjang tak ada permintaan dari polisi.

Sejumlah personel polisi dari Satrekrim dan Satintelkan Polres Natuna tampak ramai datang RSUD. Namun pihak rumah sakit hanya memperbolehkan anggota keluarga korban yang masuk karena tengah melakukan penanganan intens.

Tangis anggota keluarga pecah saat diumumkan Lilawati meninggal dunia. Bahkan ada yang sempat dibopong masuk UGD karena pingsan.

Belum diperoleh keterangan terkait benda apa yang meledak dan menewaskan Lilawati. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Mau Daftar Sertifikasi Halal Gratis dari Diskop UKM Provinsi Kepri? Klik Linknya di Sini

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan...

Wakajati Kepri Supervisi di Kejari Natuna, dilanjutkan Pemberian Life Jacket dan Sembako kepada Kelompok Nelayan

Suarasiber.com ( Natuna ) - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi...

Kapolres Natuna Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Berpotensi Picu Banjir dan Longsor

Suarasiber.com (Natuna) – Dalam beberapa hari terakhir, langit Natuna...

BMKG Natuna Rilis Peringatan Tinggi Gelombang di Kepri 20–23 Agustus 2025

Suarasiber.com (Natuna) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)...