Sabtu, 6 Juni 2026

Kampung Literasi Pekijing di Serang Jadi Inspirasi Nasional, Buku Hadir di Depan Rumah Warga

Tayang:


Suarasiber.com – Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi berbasis keluarga dan komunitas, masyarakat Kota Serang, Banten, menginisiasi Kampung Literasi Pekijing yang kini menjadi contoh tumbuhnya budaya membaca secara gotong royong di tengah masyarakat.

Di kampung tersebut, warga membangun rumah-rumah buku kecil di halaman rumah masing-masing yang dapat diakses bebas oleh siapa saja tanpa aturan yang rumit. Kehadiran sudut baca sederhana itu membuat buku semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Hafidz Muksin, saat berkunjung ke lokasi menegaskan bahwa penguatan literasi tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, melainkan membutuhkan kolaborasi masyarakat, komunitas, dan keluarga.


“Kami melihat Kampung Literasi Pekijing menunjukkan bagaimana masyarakat dapat membangun ekosistem literasi yang hidup dan menyenangkan. Anak-anak, orang tua, dan komunitas hadir bersama dalam berbagai aktivitas yang mendorong budaya membaca dan kreativitas di lingkungannya,” ujar Hafidz yang didampingi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari, dilansir dari keterangan resmi, Jumat (15/5/2026).

Menurut Hafidz, praktik baik yang dilakukan warga Pekijing dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan ruang literasi yang terbuka dan ramah masyarakat. Pemerintah pun berkomitmen terus memberikan pembinaan dan pendampingan agar pemanfaatan bahan bacaan semakin optimal.

Di Kampung Literasi Pekijing, kegiatan literasi tidak hanya sebatas membaca buku. Anak-anak mengikuti aktivitas mendongeng, membaca bersama, bermain permainan tradisional, hingga belajar seni dan musik. Sementara para lansia dilibatkan dalam kegiatan melukis, mewarnai, dan membuat kerajinan tangan.

Salah satu pemandangan yang menarik perhatian adalah ketika anak-anak membacakan buku kepada para lansia yang mengalami kesulitan membaca. Interaksi sederhana tersebut menciptakan hubungan belajar yang hangat sekaligus mempererat kebersamaan antargenerasi.

Pembina Kampung Literasi Pekijing, Edi Suryadi, mengungkapkan bahwa awalnya penyediaan buku di depan rumah warga sempat diragukan efektivitasnya. Namun pendekatan sederhana itu justru membuat masyarakat lebih tertarik mendekati buku.

“Ketika buku-buku ditempatkan di depan rumah dan mudah diakses serta judulnya menarik, masyarakat mulai berani memegang dan membaca buku. Dari situ kami sadar masyarakat sebenarnya membutuhkan bahan bacaan yang dekat dengan kehidupan mereka,” katanya.

Berangkat dari pengalaman itu, warga kemudian secara mandiri memperluas penyediaan bahan bacaan dengan membangun rumah-rumah buku di pinggir jalan kampung agar dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pengunjung.

Selain menyediakan ruang baca, warga juga menghadirkan berbagai permainan tradisional agar anak-anak lebih aktif bersosialisasi dan tidak bergantung pada gawai.

“Kami ingin anak-anak memiliki ruang bermain bersama, membangun rasa percaya diri, dan mengembangkan kreativitas dengan bahagia,” tambah Edi.

Semangat literasi tersebut juga dirasakan langsung oleh anak-anak. Anisa, salah satu anak di kampung tersebut, mengaku kegiatan literasi membuat anak-anak semakin senang membaca dan lebih dekat satu sama lain.

Sementara itu, pendongeng anak Jujun melihat antusiasme tinggi anak-anak dalam setiap kegiatan mendongeng yang digelar di kampung itu.

Dalam kesempatan tersebut, Badan Bahasa turut menyerahkan bantuan buku hasil sayembara dan koleksi buku dari Kantor Bahasa Provinsi Banten guna mendukung penguatan literasi masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Kampung Literasi Pekijing membuktikan bahwa budaya membaca dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana di lingkungan sekitar, bahkan dari halaman rumah warga sendiri. (***/eko)

Editor Syaiful

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Jupiter Aerobatic Team Disambut Meriah di Kalimantan Selatan, Ribuan Warga Padati Open Base Lanud Sjamsudin Noor

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menyambut kedatangan Jupiter Aerobatic Team (JAT) di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kamis (4/6/2026). Foto - Pen Lanud Sjamsudin Noor

Kemnaker Gandeng Boga Group Buka Lowongan Kerja Lansia, Usia 60 Tahun ke Atas Berpeluang Kembali Bekerja

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menyampaikan peluncuran Program Lansia Aktif di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto - Biro Humas Kemnaker

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id