Kamis, 4 Juni 2026

Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Gubernur Ansar Ahmad Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja dan Perkuat Solidaritas

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk meningkatkan kinerja, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat pelayanan publik pada apel perdana pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (30/3/2026). Seruan itu disampaikan Ansar saat memimpin langsung apel perdana usai libur Hari Raya Idul Fitri di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepri.

Apel perdana pasca Idul Fitri itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Penjabat Sekretaris Daerah Luki Zaiman Prawira, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam amanatnya, Ansar Ahmad membuka sambutan dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh peserta apel. Ia menegaskan bahwa momentum Idul Fitri harus dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan.


“Alhamdulillah, pagi ini kita dapat melaksanakan apel perdana setelah libur Hari Raya Idul Fitri. Saya bersama Bapak Wakil Gubernur mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga seluruh amal ibadah kita di bulan suci Ramadan diterima oleh Allah SWT,” ujar Ansar Ahmad.

Menurut Ansar, semangat Idul Fitri penting dibawa ke dalam dunia kerja. Ia mengingatkan bahwa setiap insan tidak luput dari kekhilafan, baik dalam urusan kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, saling memaafkan dinilai menjadi fondasi penting untuk memulai kembali tugas pemerintahan dengan hati yang bersih dan semangat yang baru.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemprov Kepri atas dedikasi dan kerja keras yang terus ditunjukkan di tengah berbagai keterbatasan. Ia menilai, sejumlah capaian positif telah diraih pemerintah daerah, tetapi tantangan ke depan masih besar dan harus dihadapi secara bersama-sama.

Ansar menekankan, ASN Kepri harus terus meningkatkan kualitas kerja dan kinerja agar pemerintahan tetap berjalan efektif di tengah situasi global yang dinamis. Ia menyoroti ketidakpastian global, termasuk konflik di sejumlah negara, yang dinilai dapat berdampak pada pasokan kebutuhan strategis seperti bahan bakar minyak (BBM).

“Mari kita terus meningkatkan kerja dan kinerja ke depan agar lebih baik dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini. Kita melihat dinamika global yang tidak menentu, termasuk konflik di berbagai negara yang berpotensi mengganggu pasokan kebutuhan penting seperti BBM,” kata Ansar.

Sejalan dengan itu, Ansar mengajak seluruh ASN untuk mendukung langkah pemerintah pusat melalui penghematan energi. Menurut dia, upaya efisiensi tidak hanya perlu dilakukan di lingkungan perkantoran, tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga.

“Kalau seluruh rakyat Indonesia melakukan penghematan, maka kontribusinya akan sangat besar dalam membantu meringankan beban pemerintah pusat,” ujarnya.

Selain menyoroti penguatan kinerja ASN dan penghematan energi, Ansar juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera menuntaskan sejumlah kewajiban administratif. Ia meminta OPD menyiapkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), serta mengoptimalkan belanja daerah pada tahun anggaran berjalan.

Langkah tersebut, kata dia, penting untuk menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memastikan Pemprov Kepri tetap berada pada jalur yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Ansar menegaskan, seluruh perangkat daerah harus disiplin dan responsif agar tidak menimbulkan persoalan administratif yang dapat merugikan daerah.

Di bagian akhir amanatnya, Gubernur Ansar Ahmad menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Ia menyebut, arah pembangunan nasional harus diterjemahkan secara konkret di daerah, mulai dari bidang sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sektor strategis lainnya.

“Mari kita dukung program Asta Cita, baik di bidang SDM, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya. Kita harus tegak lurus bekerja agar seluruh program tersebut berjalan dengan baik dan sukses,” tutup Ansar.

Apel perdana pasca Idul Fitri ini menjadi penanda dimulainya kembali ritme kerja pemerintahan di lingkungan Pemprov Kepri setelah libur Lebaran. Melalui momentum tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa peningkatan kinerja ASN Kepri, penguatan solidaritas, penghematan energi, dan dukungan terhadap program nasional harus menjadi fokus bersama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. (***)

Editor Syaiful

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa