Suarasiber.com (Bintan) – Bupati Bintan Roby Kurniawan meninjau langsung Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) dalam Operasi Ketupat Seligi 2026,untuk memastikan mudik lebaran di wilayah Bintan berlangsung aman dan nyaman, Rabu, (18/3/2026), Peninjauan ini melibatkan 417 petugas gabungan dari kepolisian dan instansi terkait, yang ditempatkan di pelabuhan serta titik rawan lalu lintas.
Bupati Roby, didampingi Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana serta jajaran Forkopimda, memulai kegiatan dari Pelabuhan ASDP Tanjung Uban. Di lokasi ini, rombongan memantau langsung alur pelayanan pemudik, termasuk pemeriksaan tiket, keberangkatan kapal, dan fasilitas keselamatan. Selanjutnya, peninjauan berlanjut ke Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban. Roby bahkan turun ke speedboat rute Tanjung Uban – Batam untuk memastikan ketersediaan life jacket, standar keselamatan, dan prosedur evakuasi jika terjadi kondisi darurat.
“Hati-hati semuanya ya Bapak Ibu, selamat sampai tujuan, salam buat keluarga dan selamat berbahagia di hari lebaran. Jangan lupa berdoa, kalau ada kendala atau apa pun, jangan sungkan langsung temui petugas-petugas di lapangan. Mudik aman, keluarga bahagia,” ungkap Roby kepada calon pemudik di Pelabuhan Bulang Linggi.
Siapkan 5 Pos Pam di Titik Strategis
Tahun ini, Operasi Ketupat Seligi 2026 menyiapkan dua Pos Yan di pelabuhan dan lima Pos Pam di titik strategis. Pos Pam ditempatkan di Simpang Lagoi, Bundaran Km. 16, Kawasan Wisata Pantai Trikora, Kijang Kota, hingga Tambelan. Pos-pos ini diprioritaskan karena menjadi jalur rawan kemacetan dan titik pertemuan beberapa akses transportasi utama.
Di Simpang Lagoi, Bupati Roby memeriksa kesiapan personel gabungan yang terdiri dari 178 polisi, 166 petugas instansi terkait, dan 75 personel standby. Kawasan ini menjadi akses utama menuju kawasan wisata Lagoi, sehingga pengawasan ekstra diperlukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan keamanan pemudik.
“Hari ini kita keliling beberapa titik pos pelayanan dan pengamanan. Semua FKPD hadir bersama. Ini sinergi positif untuk memastikan semaksimal mungkin agar aktivitas masyarakat selama libur lebaran bisa aman dan nyaman,” ujar Roby.
Sinergi FKPD untuk Mudik Aman
Operasi Ketupat Seligi 2026 di Bintan melibatkan koordinasi lintas instansi. Petugas kepolisian bertugas mengatur arus lalu lintas, melakukan pengamanan di titik rawan, dan membantu evakuasi bila diperlukan. Sementara itu, instansi terkait memastikan fasilitas umum, pelayanan transportasi, dan kesiapan medis.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menekankan pentingnya peran Pos Yan dan Pos Pam. “Fokus kami adalah keselamatan dan kenyamanan pemudik. Pos Yan memudahkan masyarakat untuk mengurus kebutuhan perjalanan, sedangkan Pos Pam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta kesiapan darurat di jalur mudik,” jelasnya.
Menurut data Dishub Bintan, volume arus mudik diperkirakan meningkat sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Puncak arus diprediksi terjadi pada 21–23 Maret 2026, terutama di jalur Pelabuhan ASDP Tanjung Uban dan Bulang Linggi. Petugas gabungan telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas dan fasilitas tambahan di pos pelayanan untuk mengantisipasi kepadatan.
Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan Pemudik
Selain fasilitas transportasi, Bupati Roby menekankan pentingnya standar keselamatan, termasuk peralatan keselamatan di kapal, ketersediaan obat-obatan darurat, dan prosedur evakuasi. Roby meninjau langsung speedboat dan memastikan semua life jacket tersedia serta kondisi kapal memenuhi standar.
“Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama. Mudik aman berarti keluarga bisa menikmati libur lebaran dengan bahagia. Semua pos pelayanan dan pengamanan harus siap mendukung hal itu,” tegas Roby.
Tips Mudik Aman dari Bupati Roby
Roby juga memberikan beberapa tips bagi masyarakat yang melakukan mudik lebaran di Bintan: selalu periksa kelengkapan dokumen perjalanan, patuhi rambu lalu lintas, gunakan fasilitas keselamatan di kapal, dan segera lapor ke petugas jika mengalami kendala. “Mudik aman, keluarga bahagia. Jangan ragu untuk memanfaatkan pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersedia,” tambahnya.
Operasi Ketupat Seligi 2026 di Bintan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Peninjauan langsung Bupati Roby ini memastikan seluruh fasilitas, personel, dan prosedur siap mendukung kelancaran mudik, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (***)
Editor Syaiful





