Suarasiber.com (Batam) – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Polri dan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan, melalui dialog interaktif yang disiarkan secara langsung di Pro 1 Radio Republik Indonesia (RRI) Batam, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Studio RRI Batam dan dirangkai dengan agenda silaturahmi antara Polda Kepri dan jajaran RRI Batam. Kedatangan Kabid Humas Polda Kepri disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Stasiun RRI Batam, Sutarno, SAP, MA, bersama para penyiar dan kru RRI. Dialog dipandu oleh presenter RRI, Sarah Meilina Husen, dengan mengangkat tema “Kolaborasi Polisi dan Pers dalam Menjaga Keamanan Wilayah Perbatasan”.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei menjelaskan bahwa Polda Kepulauan Riau memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau, baik wilayah daratan maupun perairan. Karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga menjadikan aspek keamanan sebagai prioritas utama yang harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Wilayah Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis karena merupakan garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Stabilitas keamanan di wilayah ini tidak hanya berdampak pada ketertiban masyarakat, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap iklim investasi, perkembangan sektor pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pengamanan wilayah perbatasan tidak bisa hanya dibebankan kepada Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk peran aktif media massa sebagai mitra strategis. Menurutnya, pers memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mencegah berkembangnya informasi yang keliru atau menyesatkan.
“Pers merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang bertanggung jawab, pers turut membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Kepri juga menekankan pentingnya insan pers untuk senantiasa menjunjung tinggi etika jurnalistik, prinsip verifikasi, keberimbangan informasi, serta asas praduga tak bersalah dalam setiap pemberitaan. Menurutnya, profesionalisme pers menjadi fondasi utama dalam membangun ruang informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat.
“Pemberitaan yang objektif dan terverifikasi tidak hanya melindungi masyarakat dari disinformasi, tetapi juga menjaga marwah profesi jurnalistik itu sendiri. Inilah wujud nyata kolaborasi antara Polri dan pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan stabilitas keamanan,” katanya.
Dalam dialog tersebut, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei juga mengajak masyarakat Kepulauan Riau untuk terus memperkuat sinergi dengan Polri, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Ia mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip “saring sebelum sharing” agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kepedulian sosial, dan literasi digital, kita dapat bersama-sama mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Stasiun RRI Batam, Sutarno, SAP, MA, menyambut baik kehadiran Kabid Humas Polda Kepri dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Polda Kepri menjadikan RRI Batam sebagai ruang dialog publik. Ia menegaskan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki komitmen untuk terus menghadirkan informasi yang edukatif, mencerahkan, dan memperkuat persatuan bangsa.
“RRI Batam siap menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang membangun, menjaga keutuhan NKRI, serta mendukung stabilitas keamanan di wilayah perbatasan,” ungkapnya.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Kepri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RRI Batam atas sinergi serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Penyiaran Radio Publik Internasional kepada seluruh insan penyiaran, khususnya jajaran RRI yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan masyarakat melalui siaran-siaran yang informatif dan edukatif.
“Semoga kolaborasi antara Polri dan RRI Batam terus terjalin semakin erat demi mewujudkan keamanan, ketertiban, serta kualitas informasi publik yang semakin baik di Kepulauan Riau,” tutup Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Berita ini menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pers bukan hanya menjadi kebutuhan institusional, tetapi juga merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan serta membangun kepercayaan publik terhadap informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab.(***)
Editor Syaiful





