Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Marliana, Penyuluh Agama yang Bawa Indonesia Berprestasi di Panggung Florikultura Asia

Tayang:


Suarasiber.com – Sosok penyuluh agama sering identik dengan kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Namun, Marliana, Penyuluh Agama Islam asal Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dengan prestasi di tingkat internasional.

Marliana berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara II kategori Lanskap Besar pada ajang Malaysia Highest Flower Exhibition 2026 yang berlangsung di Resorts World Awana, Genting Highlands, Malaysia.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan, tidak hanya bagi daerah asalnya, tetapi juga bagi keluarga besar Kementerian Agama. Keberhasilan Marliana menunjukkan bahwa penyuluh agama memiliki potensi dan kontribusi luas dalam berbagai bidang, termasuk lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kreativitas.


Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis Hanafi, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih Marliana.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Kementerian Agama. Penyuluh agama tidak hanya hadir mendampingi masyarakat dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan karya dan prestasi di tingkat internasional,” ujar Muchlis Hanafi di Jakarta, Senin (8/6/2026), dikutip dari keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Muchlis, keberhasilan Marliana menjadi bukti bahwa seorang penyuluh agama dapat terus mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi sosial yang lebih luas kepada masyarakat.

Ia menilai capaian tersebut layak menjadi inspirasi bagi para penyuluh agama di berbagai daerah untuk terus berkarya dan berinovasi sesuai bidang yang mereka tekuni.

“Keikutsertaan dalam ajang internasional seperti ini tidak hanya membawa nama pribadi atau daerah, tetapi juga memperkenalkan kekayaan hayati Indonesia kepada masyarakat dunia. Ini merupakan bentuk diplomasi budaya yang patut diapresiasi,” katanya.

Berawal dari Kecintaan pada Anggrek

Bagi Marliana, dunia tanaman hias bukanlah hal baru. Di sela tugasnya sebagai penyuluh agama, ia telah lama aktif dalam organisasi pecinta anggrek dan beberapa kali menjadi pengurus Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Tanahlaut.

Kecintaannya terhadap anggrek akhirnya membawanya memperoleh kesempatan tampil dalam ajang internasional bersama Selamat Riady Humaedi dan Rudi yang juga dikenal sebagai juri anggrek internasional.

“Kami berangkat mewakili Indonesia bersama Pak Win dan Pak Rudi. Pak Rudi dan Pak Win juga merupakan juri anggrek internasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujar Marliana.

Dalam kompetisi tersebut, tim Indonesia berhasil menunjukkan kualitas karya lanskap berbasis flora tropis yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara.

Membawa Nama Indonesia di Panggung Florikultura Asia Tenggara

Malaysia Highest Flower Exhibition merupakan salah satu pameran dan kompetisi florikultura paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.

Ajang tersebut mempertemukan para pehobi tanaman, penangkar, desainer lanskap, hingga pelaku industri tanaman hias dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, dan Vietnam.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, Indonesia diwakili enam peserta yang berangkat secara mandiri, terdiri dari dua peserta asal Surabaya dan empat peserta dari Kabupaten Tanahlaut.

Tim Indonesia mengikuti kategori lanskap besar dengan area seluas 32 meter persegi dan berhasil meraih posisi kedua. Juara pertama diraih peserta asal Thailand, sedangkan posisi ketiga ditempati tuan rumah Malaysia.

Menurut Muchlis Hanafi, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi masyarakat Indonesia memiliki daya saing kuat di bidang florikultura internasional.

Penyuluh Agama Tak Hanya Berdakwah

Marliana menegaskan bahwa tugas penyuluh agama tidak terbatas pada ceramah maupun pembinaan keagamaan semata.

Menurutnya, penyuluh agama juga memiliki tanggung jawab mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan, merawat tanaman, serta menjaga alam sebagai bagian dari amanah yang diberikan Allah SWT.

Baginya, pengalaman bertemu para pecinta anggrek dari berbagai negara menjadi salah satu momen paling berkesan selama mengikuti kompetisi di Malaysia.

Ia mengaku takjub melihat beragam jenis anggrek yang belum pernah ditemui sebelumnya.

“Kami bisa melihat begitu banyak anggrek yang luar biasa indah. Dari situ semakin terasa betapa agung dan indahnya ciptaan Allah,” ungkapnya.

Marliana juga mengajak para penyuluh agama di seluruh Indonesia agar tidak ragu untuk terus berkarya dan menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.

“Saya ingin mengajak para penyuluh agama untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani tampil di tingkat internasional. Kalau orang lain bisa, mengapa kita tidak bisa? Insya Allah, Allah akan membantu setiap ikhtiar yang kita lakukan,” tuturnya.

Menjadi Inspirasi Penyuluh Agama Indonesia

Kementerian Agama menilai kiprah Marliana sejalan dengan upaya pengembangan sumber daya manusia yang terus didorong pemerintah.

Prestasi yang diraihnya menunjukkan bahwa penyuluh agama dapat menjadi agen pemberdayaan yang menghadirkan manfaat lintas sektor, mulai dari pembinaan masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga promosi kekayaan hayati Indonesia di panggung dunia.

Kisah Marliana menjadi bukti bahwa dedikasi sebagai penyuluh agama dapat berjalan berdampingan dengan prestasi internasional, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi yang dimiliki. (***)

Editor Syaiful

    Loading...

    BAGIKAN BERITA INI

    spot_img

    Update

    spot_img

    BACA JUGA
    Berita lainnya

    PotongPotong Tanjungpinang Hadirkan Jasa CNC Laser, CNC Router dan Huruf Timbul Berkualitas

    Suarasiber.com - Kebutuhan akan media promosi yang menarik dan...

    Enam Kali Dipercaya Singapura, pulaupenyengat.id Sukses Kenalkan Budaya Melayu ke Dunia

    Platform wisata dan budaya pulaupenyengat.id kembali membuktikan perannya sebagai...

    Sejarah di Hongaria! Marc Marquez Gabung Klub 100 Kemenangan Grand Prix

    Marc Marquez kembali menorehkan sejarah di lintasan MotoGP. Foto – Xmotogp

    Marc Marquez Menggila di Balaton Park, Rebut Pole Position dan Kirim Peringatan Keras untuk Rival

    Pembalap Ducati, Marc Marquez. Foto - motoGP