Sabtu, 29 November 2025

Wali Kota Batam Ajak Generasi Muda Bijak Gunakan AI dengan Etika Digital

Tayang:


Suarasiber.com (Batam)— Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan nilai kemanusiaan di era digital saat ini. Pesan tersebut disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, dalam Seminar Nasional Sisfotek 9 yang digelar Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Nusantara Provinsi Kepulauan Riau, di Aula Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Kamis (7/11/2025).

Dalam forum yang dihadiri ratusan mahasiswa, akademisi, dan komunitas digital, Rudi menyampaikan pesan Wali Kota bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), harus diimbangi dengan etika digital dan tanggung jawab moral.

“AI membawa perubahan besar dalam berbagai sektor kehidupan. Namun, kemajuan ini tidak boleh menggeser nilai adab, moral, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas digital,” ujar Rudi saat menyampaikan sambutan mewakili Wali Kota Batam.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam terus berkomitmen meningkatkan literasi digital masyarakat, agar warga tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga bijak dalam menggunakannya.

“Dalam berbagai kesempatan, Pak Wali selalu menekankan pentingnya pola komunikasi digital yang beretika. Teknologi secanggih apa pun harus tetap berpihak pada kemanusiaan,” tambahnya.

Seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber ternama, di antaranya Prof. Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Kom. (Deputi Rektor Universitas Budi Luhur Jakarta) dan Prof. Dr. Mohamad Zaky bin Noh (Dekan Pascasarjana Universitas Tun Hussein Onn Malaysia), yang membahas peluang dan tantangan penguatan sumber daya manusia di era transformasi digital berbasis AI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Dirjen Penempatan Kementerian P2MI, Ketua Umum IAII Nusantara Ir. Hariyono, ST., M.Kom., serta Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri.

Dalam paparannya, Rudi juga menyoroti potensi ekonomi digital nasional. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI, nilai ekonomi digital Indonesia telah menembus lebih dari USD 90 miliar dan diproyeksikan melonjak hingga USD 360 miliar pada 2030.

“Potensi besar ini hanya bisa terwujud bila generasi muda mengambil peran sebagai agen perubahan digital. Ketika anak muda membangun peradaban digital yang positif, masa depan bangsa akan semakin cerah,” ujarnya.

Rudi juga mengutip laporan World Economic Forum (WEF) yang memproyeksikan akan tercipta 170 juta jenis pekerjaan baru pada 2030, sementara 92 juta pekerjaan lama akan tergantikan oleh otomatisasi. Karena itu, ia mendorong mahasiswa dan lulusan sekolah kejuruan di Batam untuk siap menghadapi transformasi digital dengan kompetensi dan mental tangguh.

“Jangan takut pada kemajuan teknologi. Justru kita harus mampu menguasai dan memanfaatkannya dengan optimisme, keahlian, dan integritas,” tutupnya. (rls/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Ada Bisikan Gaib, Ustaz Candra Kembali Ruqyah Jembatan I Barelang Kedua Kali

Suarasiber.com (Batam) - Ruqyah di Jembatan I Barelang Kota...

Batam Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, 24 Ribu Lebih Peserta BPJS Ketenagakerjaan Direalisasikan hingga 2025

Suarasiber.com (Batam) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat...

Ombudsman Kepri Minta Pembangunan Terminal 2 Hang Nadim Dipercepat, PT BIB Mulai Tender Baru

( Batam ) – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan...

Wali Kota Batam Gelar Zoom Meeting dengan Mentan RI Usai Penggagalan Penyelundupan Sembako di Pelabuhan Tanjung Sengkuang

new.suarasiber.com/ (Batam) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar...