Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Ikatan Keluarga Minangkabau Kepulauan Riau (IKM Kepri) bersama berbagai komunitas lintas elemen menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar).
Aksi kemanusiaan ini berlangsung hingga 5 Desember 2025, melalui pengumpulan donasi dengan turun ke jalan, menyambangi pasar, serta membuka Posko Bantuan Peduli Sumbar di Kedai Kopi Abu Dafi, Bintan Centre, Kota Tanjungpinang.
Masyarakat yang ingin membantu juga dapat menyalurkan donasi secara langsung melalui rekening resmi:Bank BRI 228101002396532 a.n. Ikatan Keluarga Minangkabau Kepri.Ketua IKM Kepri, Momon Faulanda Adinata, menyampaikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui DPP IKM untuk diteruskan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumbar.

“Ketua DPP IKM, Andre Rosiade, saat ini sudah berada di lapangan untuk mengecek kondisi serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Ini bentuk kepedulian nyata keluarga besar Minangkabau di manapun berada,” ujar Momon di Tanjungpinang, Jumat (28/11/2025).
Di kesempatan yang sama, Owner Saka Gula Aren sekaligus Ketua UMKM Merdeka Raya Kepri, Leonardo Idham, mengapresiasi langkah cepat IKM Kepri dalam menginisiasi gerakan sosial tersebut.
“Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan kebersamaan masyarakat Kepri untuk membantu saudara-saudara kita di Sumbar. Semoga semakin banyak yang tergerak untuk berpartisipasi,” ujarnya.Hal senada disampaikan Brand Owner Kedai Kopi Abu Dafi, Nasrul Caniago, yang sekaligus menyediakan kedainya sebagai posko bantuan.
“Kedai Kopi Abu Dafi siap menjadi Posko Peduli Bencana Sumbar di Kepri. Silakan datang dan titipkan donasi untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan,” katanya.
IKM Kepri mengajak seluruh masyarakat Kepri, pelaku usaha, komunitas, serta generasi muda untuk bersama-sama meringankan beban para korban bencana di Sumbar melalui aksi kemanusiaan ini.
Dengan semangat kebersamaan, IKM Kepri berharap aksi solidaritas ini menjadi gerakan besar masyarakat Kepri untuk meringankan duka warga Sumbar. Setiap donasi yang diberikan bukan hanya bantuan materi, tetapi bukti nyata bahwa kepedulian dan persatuan tetap hidup di tengah masyarakat. (***/sya)
Editor Syaiful





