Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tim kepelatihan Tim Nasional telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama mereka lebih cepat dari jadwal kontrak. Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme mutual termination atau penghentian berdasarkan kesepakatan bersama, menyusul pertimbangan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui laman resmi PSSI, hari Kamis (16/10/2025), PSSI menyebut bahwa kerja sama yang sebelumnya terikat kontrak dua tahun itu diputuskan setelah diskusi terbuka dan saling menghormati.
“Setelah bekerja bersama-sama secara intensif selama hampir 12 bulan, PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Patrick Kluivert dan para stafnya atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi sepak bola Indonesia,” demikian pernyataan PSSI.
Keputusan tersebut juga menyatakan bahwa tim kepelatihan tidak akan melanjutkan tugas menangani Timnas Indonesia di semua level — senior, U-23, maupun U-20.
PSSI menegaskan langkah ini sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan nasional.
Sebelumnya, Patrick Kluivert resmi diumumkan sebagai pelatih timnas Indonesia pada 8 Januari 2025 dengan kontrak dua tahun. Namun, kurang dari satu tahun kemudian, PSSI dan tim kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kontrak tersebut.
PSSI menekankan bahwa penghentian ini bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil kesepakatan bersama setelah melalui dialog terbuka.
PSSI juga menyampaikan rasa terima kasih atas kinerja dan komitmen tim kepelatihan selama masa tugas mereka. “Semangat dan kehadiran mereka di Indonesia akan selalu dikenang dengan rasa hormat, dan kami mendoakan yang terbaik untuk langkah mereka selanjutnya,” tulis PSSI dalam pernyataannya.
Sementara itu, usai pengumuman tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan:
“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick & tim kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini.” (***/rls)
Editor Yusfreyendi





