Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Aksi nekat seorang pria asal Malaysia berinisial MKR (25) yang mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 496 gram berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Tanjungpinang di Terminal Kedatangan Internasional Pelabuhan Sri Bintan Pura, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 12.20 WIB.
Penangkapan ini menjadi bukti nyata peran Bea Cukai sebagai Community Protector yang tak hanya mengamankan penerimaan negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkotika.
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Fajri Ananta, mengatakan keberhasilan penindakan ini berawal dari hasil analisa tim pengawasan dan intelijen P2 Bea Cukai yang mendeteksi adanya penumpang mencurigakan dari Malaysia.
“Petugas kami melihat gerak-gerik penumpang yang tidak biasa saat melewati mesin X-ray. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ternyata ditemukan lima bungkus plastik bening berisi kristal putih yang disembunyikan di dalam pakaian dalam,” ujar Fajri.
Menurut Fajri, modus penyelundupan narkotika melalui jalur laut masih sering terjadi, mengingat posisi Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan internasional yang rawan menjadi jalur transit.
“Kami akan terus memperkuat pengawasan di seluruh pintu masuk, termasuk pelabuhan internasional, untuk menekan peredaran narkotika lintas negara,” tegasnya.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan mendalam dan menimbang barang bukti dengan berat 496 gram (bruto).
Hasil uji awal menunjukkan bahwa barang tersebut merupakan Narkotika Golongan I jenis Methamphetamine (sabu).
Bea Cukai Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk menindaklanjuti kasus ini dan mengungkap jaringan penyelundupan narkotika yang lebih luas.
Bahaya Narkoba: Menghancurkan Masa Depan, Merusak Generasi
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa narkoba bukan hanya musuh negara, tetapi juga racun bagi masa depan generasi muda.
Penggunaan sabu dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, gangguan mental, hingga kematian akibat overdosis.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Bea Cukai tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” pungkas Fajri. (sya)
Editor Yusfreyendi





