Suarasiber.com (Anambas) – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, mengingatkan para guru agar tidak sekadar terjebak dalam rutinitas mengajar. Menurutnya, guru dituntut untuk aktif, kreatif, dan terus mengembangkan diri demi mencerdaskan anak bangsa.
“Zaman terus berubah, teknologi semakin maju, dan guru harus mampu mengimbanginya. Kalau guru tertinggal, bagaimana dengan muridnya? Maka guru wajib meningkatkan kapasitas diri,” tegas Bayu saat membuka Pelatihan Deep Learning for Teacher PGRI Anambas di Tarempa, Selasa (9/9/2025).

Bayu menekankan pentingnya pendekatan deep learning dalam pendidikan modern. Menurutnya, pembelajaran bukan hanya soal memasukkan teori ke dalam kepala siswa, melainkan mengasah pola pikir agar lebih mendalam, bermakna, dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, konsep deep learning berdiri di atas tiga pilar utama:
- Mindful – siswa hadir penuh, baik tubuh maupun pikiran.
- Meaningful – materi pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata.
- Durable – ilmu yang diberikan bertahan lama dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Mindful, meaningful, dan durable inilah yang harus menjadi fondasi pendidikan kita,” tandas Bayu. (rls/rob)
Editor Yusfreyendi





